Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Sejumlah Film Indonesia Ikut Festival Film Tokyo 2026, Apa Saja?

27 Selasa, 27 Okt 2026, 09:13 WIB | Oleh: Tim Penulis

Film garapan Kamila Andini, putri dari Garin Nugroho, ini tayang perdana di Jepang lewat Tokyo International Film Festival 2026. Dalam gelaran ini, Empat Musim Pertiwi jadi bagian program CROSSCUT ASIA+, inisiatif TIFF dan Japan Foundation, yang menghadirkan kurasi dari programmer film Asia Tenggara dan Jepang. Kali ini, programmer Raslene dari Indonesia dan Ueda Masayuki dari Jepang memilih enam film dengan tema "Side by Side".

Empat Musim Pertiwi yang dibintangi oleh Putri Marino, Arya Saloka, dan Christine Hakim mengisahkan Pertiwi yang kembali ke kampung halaman setelah menjalani hukuman penjara yang panjang. Di desa yang terasa menyesakkan, ia mencari cara untuk kembali menjalani hidup bersama orang-orang lain yang juga tersisih.

4. Turang

Serupa dengan Empat Musim Pertiwi, Turang juga masuk ke dalam program CROSSCUT ASIA+. Ini adalah film tahun 1957 dari sutradara Bachtiar Siagian yang pertama kali diputar di Istana Negara, ditonton oleh Presiden Sukarno. Pada 1960, Turang mendapat gelar film terbaik Pekan Apresiasi Film Nasional, cikal bakal Festival Film Indonesia.

Turang berlatar erjuangan kemerdekaan di Tanah Karo. Rusli yang terluka jatuh cinta kepada Tipi, perempuan yang merawatnya. Ketika seorang pengkhianat membantu serangan Belanda, warga desa harus melawan dan berjuang untuk bertahan hidup. Turang mempertemukan sejarah sinema Indonesia dengan sejarah perjuangan kemerdekaan di wilayah Karo.

Turang tayang pada 26 dan 30 Oktober 2026 di Toho Cinames Chanter yang juga menghadirkan sesi tanya jawab bersama peneliti Bunga Siagian sekaligus putri dari sutradara Bachtiar Siagian.

5. Behind the Flickering Light: The Archive

Behind the Flickering Light: The Archive (2013) atau Anak Sabiran, Di Balik Cahaya Gemerlapan (Sang Arsip) juga masuk dalam program CROSSCUT ASIA+. Disutradarai Hafiz Rancajale, film dokumenter ini membaca gagasan pengarsipan film dalam pikiran Misbach Yusa Biran, sosok yang mendedikasikan hidupnya untuk mengawetkan wacana. Film ini bicara soal pelestarian warisan audiovisual: bagaimana film disimpan, siapa yang menjaga arsip, risiko kerusakan material, dan pentingnya dokumentasi bagi sejarah perfilman Indonesia.

Di Tokyo, film ini diputar pada 26 Oktober di TOHO Chinemas Chanter.

6. Sleep No More

Film horor dari sutradara Edwin berjudul 'Monster Pabrik Rambut' juga tayang perdana di Jepang lewat Tokyo International Film Festival pada 3 November 2026 di TOHO Cinemas Hibiya. Film ini sudah tayang di bioskop Indonesia pada 4 Juni dan sebelumnya hadir di Berlin International Film Festival (Berlinale) ke-76 (Februari) serta Brussels Fantastic Film Festival ke-44 dan Hong Kong International Film Festival ke-50 (April).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
PLN Group Sabet Dua Penghar...
Ekonomi
PIHPS Catat Harga Cabai Raw...
Megapolitan
Banyak Kegiatan Internasion...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Harry Kane Menangkan Ballon d'Or 2026, Begini Kisah di Balik Kesuksesannya

Harry Kane Menangkan Ballon d'Or 2026, Begini Kisah di Balik Kesuksesannya

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.