Pembekalan Kader Posyandu dengan Edukasi Pengasuhan Anak
Senin, 26 Okt 2026, 23:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Banjarbaru - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3A-KB) Kalimantan Selatan membekali kader posyandu di 13 kabupaten/kota dengan edukasi tentang pengasuhan anak, pemenuhan hak anak, dan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Kepala DP3A-KB Kalsel Husnul Hatimah di Banjarbaru, Senin, mengatakan pembekalan dilakukan melalui sosialisasi Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) guna meningkatkan kemampuan kader mengenalkan layanan pembelajaran dan pendampingan keluarga serta mengarahkan masyarakat sesuai kebutuhan.
“Keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter serta kepribadian anak, sehingga penguatan ketahanan keluarga diperlukan untuk mendukung tumbuh kembang anak sekaligus mencegah berbagai persoalan pengasuhan dan perlindungan,” ujarnya.
Ia menjelaskan keluarga menghadapi beragam tantangan, mulai dari pola pengasuhan, komunikasi orang tua dan anak, pemenuhan hak anak, hingga pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak serta perkawinan anak yang membutuhkan edukasi dan pendampingan yang tepat.
“Pembangunan keluarga berkualitas memerlukan peningkatan pengetahuan dan kemampuan dalam pengasuhan, pendidikan, serta perlindungan anak. PUSPAGA hadir untuk memberikan pembelajaran dan pendampingan sesuai kebutuhan keluarga,” katanya.
Dia menilai kader posyandu memiliki posisi strategis karena dekat dengan masyarakat, sehingga dapat memberikan edukasi awal, mengenali kebutuhan keluarga, serta menyebarkan informasi tentang pengasuhan positif, perlindungan anak, dan akses pendampingan keluarga melalui pelayanan posyandu berbasis Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Namun, ia menegaskan kader posyandu bukan pengganti tenaga profesional PUSPAGA, melainkan berperan mengenali kebutuhan keluarga dan merujuk persoalan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut kepada tenaga profesional atau layanan berwenang.
Sementara itu, Sekretaris Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalsel Iwan Ristianto berharap sosialisasi tersebut meningkatkan pemahaman kader mengenai peran PUSPAGA agar mampu menyampaikan informasi secara tepat serta membantu masyarakat mengakses layanan pendampingan keluarga.
Ia juga mengingatkan kader agar membangun komunikasi empatik, menjaga kerahasiaan informasi, dan melakukan rujukan secara tepat, sekaligus memperkuat kerja sama dengan pemerintah desa dan kelurahan, tenaga kesehatan, tenaga pendidik, tokoh masyarakat, serta perangkat daerah terkait.
Dia menambahkan keberhasilan sosialisasi tidak hanya diukur dari peningkatan pengetahuan peserta, tetapi juga penerapannya dalam pelayanan masyarakat di wilayah masing-masing agar edukasi dan pendampingan keluarga menjangkau lebih banyak warga secara berkelanjutan.
Melalui sosialisasi bagi kader dari 13 kabupaten/kota tersebut, Pemprov Kalsel mendorong kolaborasi lintas sektor untuk mendukung pengasuhan positif, memenuhi hak anak, mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta membangun keluarga yang berkualitas dan terlindungi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!