Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Pengelolaan Sanitasi Sleman Diuji, Keberlanjutan Layanan Jadi Sorotan

27 Selasa, 27 Okt 2026, 16:15 WIB | Oleh:
Pengelolaan Sanitasi Sleman Diuji, Keberlanjutan Layanan Jadi Sorotan Pengelolaan Sanitasi Sleman Diuji, Keberlanjutan Layanan Jadi Sorotan Doc: Dok. Istimewa

SLEMAN, — Pengelolaan sanitasi di Kabupaten Sleman menjalani verifikasi lapangan dari tim penilai pemerintah pusat dengan menitikberatkan pada keberfungsian infrastruktur, kualitas pelayanan, manfaat bagi masyarakat, hingga keberlanjutan pengelolaannya.

Verifikasi dilakukan di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Donokerto, Kapanewon Turi, dan TPST Madurejo, Kapanewon Prambanan, Senin (26/10). Penilaian tersebut merupakan bagian dari pemilihan kabupaten/kota terbaik dalam penyelenggaraan sistem pengelolaan sanitasi.

Tim penilai antara lain melibatkan pemerhati sanitasi sekaligus Ketua Tim Penilai Dwityo Akoro serta tim Direktorat Sanitasi Kementerian Pekerjaan Umum yang diketuai Kepala Subdirektorat Wilayah II Direktorat Sanitasi Nuzulina Ilmiaty Ismail.

Nuzulina mengatakan penilaian tidak sebatas melihat keberadaan infrastruktur sanitasi. Keberfungsian fasilitas dan dampaknya bagi masyarakat menjadi bagian penting dalam evaluasi.

“Keberhasilan pembangunan sanitasi tidak hanya diukur dari banyaknya infrastruktur yang sudah dibangun, tetapi juga dari keberfungsian infrastruktur tersebut, kualitas pelayanan yang diberikan, kemudian manfaat yang nanti dirasakan masyarakat, serta yang tidak kalah penting adalah keberlanjutan pengelolaannya,” ujar Nuzulina.

Verifikasi lapangan mencakup sejumlah aspek, mulai dari akses pengelolaan air limbah domestik, pengelolaan sampah terpadu, dukungan regulasi dan kelembagaan, pembiayaan, hingga keterlibatan masyarakat.

Bupati Sleman Harda Kiswaya mengakui masih terdapat sejumlah persoalan yang harus diselesaikan, terutama dalam meningkatkan cakupan layanan sanitasi aman dan pengelolaan lingkungan secara menyeluruh.

“Kami menyadari bahwa masih terdapat berbagai tantangan yang perlu ditangani, baik dalam peningkatan cakupan layanan sanitasi aman maupun pengelolaan lingkungan secara keseluruhan. Oleh karena itu, kami menyambut baik setiap masukan dan rekomendasi dari tim penilai sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan keberlanjutan pengelolaan sanitasi di Kabupaten Sleman,” ujar Bupati Sleman.

Menurut Harda, Pemkab Sleman telah menjalankan sejumlah langkah untuk memperbaiki pengelolaan sanitasi. Selain peningkatan akses sanitasi aman, pemerintah daerah mengembangkan sistem pengelolaan sampah terpadu melalui optimalisasi TPST dan bank sampah di tingkat padukuhan.

Pemkab juga memperkuat landasan pengelolaan sanitasi melalui Peraturan Bupati Sleman Nomor 4 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik.

Harda berharap hasil verifikasi dan rekomendasi tim penilai dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, akademisi, serta masyarakat dalam meningkatkan kualitas pengelolaan sanitasi di Sleman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sejumlah Film Indonesia Ikut Festival Film Tokyo 2026, Apa Saja?

Sejumlah Film Indonesia Ikut Festival Film Tokyo 2026, Apa Saja?

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.