Perjuangan Ayah agar Anaknya Bisa Mandiri, Menagih Kesempatan Kerja Bagi Penyandang Disabilitas
📅 Jumat, 23 Okt 2026, 13:38 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoSaat ditanya mengenai harapannya kepada pemerintah, sang ayah berharap tersedia jalur khusus yang memudahkan penyandang disabilitas mengakses kesempatan kerja.
Di sampingnya, Amelia juga terus berusaha mencari pekerjaan yang sesuai dengan kemampuannya. Lulusan S1 Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nusantara itu mengaku tertarik bekerja di bidang komunikasi, terutama menjadi penyiar radio.
Selain menyukai kegiatan menulis, Amelia juga memiliki ketertarikan membuat siniar atau podcast. Meski memiliki pengalaman tersebut, Amelia mengaku belum mendapatkan pekerjaan.
Sejak lulus kuliah, ia telah mengirimkan lebih dari sepuluh lamaran ke berbagai perusahaan dan sempat mengikuti wawancara, tetapi belum diterima.
"Keterbatasan juga mungkin ya. Enggak semua perusahaan mau menerima yang disabilitas, jadi masih agak sulit," ucap Amelia.
Amelia yang menggunakan kursi roda sejak lahir mengakui terkadang merasa minder ketika melihat pelamar lain lebih leluasa bergerak.
Namun, ia berusaha tidak membiarkan perasaan itu menghalanginya untuk terus mencari pekerjaan.
"Ada sebenarnya rasa minder. Cuma balik lagi, kalau minder terus enggak maju-maju," kata Amelia.
Menurut Amelia, kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas masih perlu diperluas. Ia berharap semakin banyak perusahaan menyediakan lowongan yang dapat diakses oleh penyandang disabilitas, termasuk posisi yang sesuai dengan keahlian dan latar belakang pendidikan mereka.
"Harapannya ke depan, semoga beberapa perusahaan menyediakan khusus disabilitas dan bisa menerima pekerja disabilitas," kata dia.
Kesempatan Kerja Disabilitas
Pada 2025, Gubernur Jakarta DKI Pramono Anung menyampaikan sekitar 150 penyandang disabilitas sudah tersalurkan ke berbagai perusahaan melalui 13 bursa kerja yang diadakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Dia berharap semua warga Jakarta termasuk penyandang disabilitas mendapatkan kesempatan yang sama dalam memperoleh pekerjaan dan memanfaatkan pertumbuhan ekonomi di Jakarta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!