Gandeng Raditya Dika, Usmile Perluas Edukasi Perawatan Gigi dan Mulut
📅 Jumat, 23 Okt 2026, 23:30 WIB | Oleh: Haryo BronoJAKARTA – Merek perawatan gigi dan mulut Usmile menggandeng penulis, komedian, sekaligus konten kreator Raditya Dika sebagai brand ambassador di Indonesia. Kolaborasi ini bertujuan mendekatkan inovasi perawatan gigi dengan kehidupan sehari-hari sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Kolaborasi tersebut diumumkan dalam konferensi pers bertajuk Usmile: New Smile with Raditya Dika di Jakarta, Jumat (23/10/2026). Melalui gaya komunikasi Raditya Dika yang ringan dan mudah dipahami, Usmile ingin mengajak masyarakat mengenali kebutuhan perawatan gigi dan memilih produk yang sesuai dengan kondisi masing-masing.
Country Director Usmile Indonesia dan Malaysia, Michelle, mengatakan Raditya Dika memiliki kemampuan menyampaikan berbagai topik dengan cara yang menarik dan dekat dengan keseharian masyarakat.
“Melalui kolaborasi ini, kami ingin membantu masyarakat memahami inovasi perawatan gigi dan manfaatnya dalam rutinitas sehari-hari, sehingga mereka dapat memilih produk sesuai kebutuhan,” ujar Michelle.
Raditya Dika mengatakan ketertarikannya terhadap Usmile bermula dari percakapan dalam sebuah siniar bersama Prof. Liu, Chief R&D Scientist Usmile. Dalam perbincangan tersebut, ia berkesempatan menggali informasi mengenai riset dan pengembangan produk perawatan gigi yang dilakukan perusahaan tersebut.
“Saya bisa bertanya langsung tentang riset di balik produknya dan memahami bagaimana setiap produk dikembangkan untuk kebutuhan yang berbeda. Dari obrolan itu, saya jadi tertarik untuk mengenal Usmile lebih jauh,” kata Raditya.
Ia menilai keterlibatannya sebagai duta merek menjadi kesempatan untuk melanjutkan diskusi mengenai kesehatan gigi dan mulut dengan pendekatan yang lebih santai. Dengan demikian, masyarakat diharapkan tidak hanya mengenal produk, tetapi juga memahami fungsi dan teknologi yang mendasari pengembangannya.
Pentingnya Merawat Gusi dan Sela Gigi
Dalam konferensi pers tersebut, Usmile juga menghadirkan dokter gigi Zahrah Almira atau drg. Rara untuk memberikan edukasi mengenai kesehatan gigi dan mulut. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kebiasaan masyarakat yang kerap berfokus pada warna gigi dan kesegaran napas, tetapi kurang memperhatikan kesehatan gusi serta kebersihan sela gigi.
Dalam publikasi pada Juni 2025, Kementerian Kesehatan RI menyebutkan bahwa 12,4 persen peserta Program Cek Kesehatan Gratis mengalami masalah gusi ketika program tersebut telah menjangkau hampir sembilan juta penduduk. Data tersebut menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesehatan gusi sebagai bagian dari perawatan mulut secara menyeluruh.
Menurut drg. Rara, plak merupakan lapisan biofilm yang mengandung bakteri dan dapat berkontribusi terhadap masalah gigi maupun gusi jika menumpuk. Karena itu, membersihkan gigi perlu dilakukan secara menyeluruh, termasuk pada bagian yang sulit dijangkau sikat gigi.
“Biasanya orang mulai memperhatikan perawatan gigi karena ingin napas lebih segar atau gigi terlihat lebih putih. Itu bisa menjadi awal yang baik, tetapi kebersihan di sepanjang garis gusi dan sela gigi juga perlu diperhatikan,” ujar drg. Rara.
Ia menjelaskan, perawatan dasar gigi sehari-hari mencakup menyikat gigi dua kali sehari selama dua menit menggunakan pasta gigi berfluorida serta membersihkan sela gigi setiap hari. Penyikatan perlu dilakukan dengan tekanan lembut dan menjangkau seluruh permukaan gigi, termasuk bagian dalam, luar, permukaan kunyah, dan gigi belakang.
Pemilihan produk juga perlu mempertimbangkan kebutuhan masing-masing individu. Noda pada permukaan gigi, warna alami gigi, bau mulut, dan kondisi enamel memiliki penyebab yang berbeda sehingga membutuhkan pendekatan perawatan yang sesuai.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!