Surabaya Membara 40 Derajat Celsius, Gelombang Panas Ancam Kesehatan dan Mental Warga
📅 Rabu, 21 Okt 2026, 14:25 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S“Penggunaan tabir surya secara rutin sangat penting untuk mencegah kerusakan sel kulit,” ujarnya.
Warga diminta tidak menunggu tubuh tumbang
Menghadapi cuaca panas yang ekstrem, masyarakat dianjurkan meningkatkan kewaspadaan sebelum muncul gangguan kesehatan. Edwin menyarankan asupan air yang cukup, dengan sedikitnya 1,5 liter per hari sebagai panduan umum, serta menyesuaikannya dengan kebutuhan tubuh dan kondisi kesehatan masing-masing.
Warga juga perlu membatasi aktivitas di bawah terik matahari, terutama bagi lansia dan orang dengan penyakit penyerta. Jika harus bekerja di luar ruangan, upayakan beristirahat di tempat teduh dan menghindari paparan panas berlebihan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Desiana mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan kulit. Mandi dua kali sehari dan segera mengganti pakaian yang basah atau lembap dapat membantu mengurangi risiko infeksi jamur.
Gelombang panas menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem bukan sekadar persoalan ketidaknyamanan. Ketika suhu meningkat dan paparan panas berlangsung berkepanjangan, kesehatan warga dapat ikut terancam.
Karena itu, kewaspadaan dan langkah pencegahan perlu menjadi kebiasaan sehari-hari. Di tengah terik Surabaya, menjaga kecukupan cairan, melindungi kulit, dan membatasi aktivitas saat panas menyengat merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko kesehatan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!