Waooww…Papua Akan Memiliki 3.800 Hektare Sawah
📅 Rabu, 21 Okt 2026, 16:02 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAYAPURA – Kalau benar adanya, tentu ini kabar menggembirakan, di mana Papua segera merampungkan pencetakan 3.800 hektare sawah. Dinas Pertanian Papua menargetkan penyelesaian program cetak sawah rakyat tersebut November 2026 untuk meningkatkan ketersediaan pangan dan mendukung pemenuhan kebutuhan beras di daerah itu.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Papua Lunanka V.M.L. Daimboa di Jayapura, Rabu, mengatakan luas lahan yang dikerjakan tersebut merupakan hasil perubahan dari rencana awal sekitar 11 ribu hektare namun karena menghadapi sejumlah kendala di lapangan maka cetak sawah menjadi 3.800 hektare.
“Awalnya berdasarkan kontrak luas lahan yang akan dicetak sekitar 11 ribu hektare. Namun, dalam pelaksanaannya terdapat kendala sosial dengan masyarakat serta akses jembatan yang terputus sehingga dilakukan perubahan melalui adendum menjadi 3.800 hektare,” katanya.
Menurut Lunanka, pihaknya optimis hingga November 2026 ini cetak sawah 3.800 hektare rampung untuk itu pihaknya berharap agar semua bisa bekerja sama sehingga target di akhir November bisa terselesaikan.
"Saat ini kami sedang membuka lahan atau land clearing telah mencapai 1.800 hektare dan pengerjaan selanjutnya ditargetkan selesai paling lambat 30 November 2026," ujarnya.
Dia menjelaskan dalam pelaksanaan kegiatan cetak sawah rakyat tersebut kami tentunya melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui skema swakelola tipe II sesuai dengan mekanisme pelaksanaan yang telah ditetapkan.
"Dengan sisa waktu 40 hari ke depan kami optimis bisa menyelesaikan cetak sawah sebanyak 3.800 hektare dengan produktivitas nanti rata-rata mencapai lima ton beras per hektar" katanya lagi.
Dia menambahkan dan pada 2027 Papua telah memperoleh alokasi pengembangan lahan seluas 50 ribu hektare yang sebelumnya melalui proses Survei Investigasi dan Desain (SID). Dan pengembangan lahan tersebut akan tersebar di enam daerah.
"Sejumlah wilayah yang berpotensi menjadi lokasi pengembangan berikutnya, antara lain Kabupaten Jayapura, Waropen, Kepulauan Yapen, Supiori, Kota Jayapura, dan Mamberamo Raya. Namun akan dilihat kembali hasil dari Survei, Investigasi, dan Desain (SID)," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!