Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korban Kapal Terbakar Batumandi Dijamin ASDP bila Mengalami Kerugian

📅 Rabu, 21 Okt 2026, 15:55 WIB | Oleh:
Korban Kapal Terbakar Batumandi Dijamin ASDP bila Mengalami Kerugian Doc: ist
Ket. Harus diselidiki mengapa terbakar

JAKARTA – Bila mengalami kerugian, segala kerugian yang dialami para penumpang kapal yang terbakar, kapal Batumandi, akan ditanggung PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyebrangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero). “Kami memastikan seluruh penumpang Kapal Motor Penumpang Batumandi yang terbakar di perairan Pelabuhan Merak, Banten akan mendapat jaminan asuransi sesuai dengan kerugian yang dialami,” tutur Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, Rabu.

Dia mengatakan bahwa saat ini, pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan PT Jasa Raharja untuk mendata total kerugian materiil serta mekanisme ganti rugi yang akan diberikan kepada para korban terdampak.

"Namun demikian, fokus utama kami sejak awal adalah penanganan seluruh penumpang agar tidak ada korban jiwa, memastikan mitigasi kesehatan berjalan baik, dan mereka dapat kembali ke rumah dalam keadaan aman," katanya.

Ia menegaskan, dari seluruh penumpang KMP Batumandi yang berjumlah 420 orang telah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat pasca insiden kebakaran yang melanda kapal tersebut.

Meski demikian, Heru membeberkan terdapat enam orang yang sempat mendapatkan perawatan medis akibat luka ringan, sesak napas, hingga syok pasca evakuasi. "Seluruhnya telah ditangani secara medis di puskesmas serta rumah sakit terdekat dan kini sudah diperbolehkan pulang," ucapnya.

Sementara itu, untuk proses pemadaman api dipastikan berjalan lancar berkat kolaborasi cepat dari berbagai pihak terkait, termasuk upaya pengamanan 89 unit kendaraan yang berada di dalam turut dilakukan.
​
Dia menambahkan, mengenai dugaan penyebab dan titik awal munculnya kobaran api saat ini belum dapat memberikan spekulasi sebelum ada pernyataan resmi dari lembaga berwenang.
​
Untuk kondisi fisik KMP Batumandi saat ini telah sepenuhnya padam dan diharapkan dapat mempercepat dan mempermudah tim KNKT serta kepolisian dalam melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.

"Kami belum bisa memastikan apakah api berasal dari buritan, dek kendaraan, maupun ruang mesin. Penyelidikan sepenuhnya merupakan kewenangan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan pihak Kepolisian," kata dia.


​

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem

16 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BMKG Keluarkan Peringatan C...
Luar Negeri
Geger Rumor Meninggal Dunia...

Gunung Kilauea Hawaii Erupsi, Status Masih Siaga

22 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Gunung Kilauea Hawaii Erups...

Azerbaijan Diminta Kaji Ulang Aturan Larangan Hijab

25 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Azerbaijan Diminta Kaji Ula...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.