Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Opini: Menimbang Biaya Prabowonomics dalam Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo

📅 Rabu, 21 Okt 2026, 11:51 WIB | Oleh:

Program tersebut dinilai menciptakan persaingan dalam rantai pasok makanan. Anggaran besar yang dialokasikan untuk pengadaan makanan dapat meningkatkan persaingan antara penyedia program, pedagang di pasar tradisional, dan konsumen rumah tangga.

Akibatnya, masyarakat menghadapi kenaikan harga berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari beras, daging ayam, telur, hingga sayuran.

Kebijakan fiskal yang menekan masyarakat

Untuk membiayai program-program populis seperti MBG dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), pemerintah dinilai perlu meningkatkan penerimaan pajak. Namun, upaya tersebut tidak mudah dilakukan.

Sekitar 82 persen masyarakat yang disurvei CELIOS menilai pajak dan pungutan yang berlaku saat ini sudah terlalu tinggi. Perubahan aturan pajak penghasilan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga menambah tekanan terhadap para pelaku usaha kecil.

Di sisi lain, penegakan hukum perpajakan dinilai berpotensi berlangsung secara selektif, bahkan diskriminatif.

Sejumlah konglomerat besar menghadapi pemeriksaan, termasuk CEO Djarum Victor Hartono. Sementara itu, pihak lain dinilai memperoleh perlindungan pemerintah atau berkontribusi melalui instrumen tertentu, seperti Patriot Bond.

Situasi tersebut memunculkan kekhawatiran bahwa pajak dapat digunakan sebagai alat untuk melemahkan pesaing bisnis atau lawan politik, alih-alih diterapkan secara adil dan konsisten.

Prabowo juga menerapkan kebijakan penghematan anggaran dengan alasan meningkatkan efisiensi belanja dan mengurangi korupsi. Salah satu dampaknya adalah pengurangan dukungan keuangan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah.

Transfer ke Daerah (TKD) diproyeksikan turun dari 24,49 persen dalam proyeksi belanja negara 2025 menjadi 17,17 persen dalam anggaran 2026.

Kebijakan tersebut dinilai membebani keuangan pemerintah daerah. Sejumlah aparatur sipil negara di beberapa wilayah bahkan melakukan protes terkait kebijakan tersebut, sementara penolakan masyarakat terhadap kenaikan pajak daerah juga meningkat.

Pemangkasan anggaran turut menyentuh pemerintahan desa. Pembangunan desa berisiko terganggu ketika Dana Desa digunakan untuk membayar pinjaman yang diambil Koperasi Merah Putih dari bank-bank milik negara.

Program koperasi tersebut juga menuai kritik terkait pelaksanaannya, termasuk belum adanya proyek percontohan yang memadai serta keterlibatan militer dalam pembangunan dan perekrutan tenaga kerja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.