Cukup Foto Selfie, AI Baru Diklaim Bisa Prediksi Peluang Hidup Pasien Kanker
📅 Selasa, 20 Okt 2026, 10:10 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S“Seiring bertambahnya usia populasi, dokter membutuhkan cara yang lebih baik untuk memperkirakan cadangan fisik dan kerapuhan sebelum merekomendasikan perawatan intensif seperti radiasi, pembedahan, atau terapi sistemik,” kata Mak.
Ia menegaskan, tujuan pengembangan teknologi ini adalah membuat penilaian kesehatan berbasis foto wajah menjadi lebih terukur, konsisten, dan dapat diterapkan secara luas.
“Tujuan kami adalah membuat penilaian kesehatan berbasis foto wajah menjadi lebih kuantitatif, konsisten, dan terukur sehingga dapat mendukung keputusan perawatan yang dipersonalisasi, bukan menggantikan penilaian dokter,” ujarnya.
Meski menawarkan potensi besar, teknologi ini belum dapat dianggap sebagai alat yang mampu menentukan secara pasti berapa lama seorang pasien kanker akan bertahan hidup.
Para peneliti menekankan bahwa studi lebih lanjut masih diperlukan sebelum sistem tersebut dapat digunakan secara luas dalam praktik medis.
Dengan demikian, foto wajah berpotensi menjadi sumber informasi tambahan untuk membantu dokter memahami kondisi pasien secara lebih menyeluruh. Namun, keputusan pengobatan tetap harus mempertimbangkan pemeriksaan klinis, kondisi kesehatan secara keseluruhan, karakteristik kanker, serta respons pasien terhadap terapi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!