Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov DKI Jakarta Perluas Transportasi Umum Gratis Jadi 21 Golongan pada 2027

📅 Senin, 19 Okt 2026, 16:55 WIB | Oleh:
Pemprov DKI Jakarta Perluas Transportasi Umum Gratis Jadi 21 Golongan pada 2027 Doc: Koran Jakarta/Paundra Zakirulloh
Ket. Perluasan penerima layanan angkutan umum massal gratis dari sebelumnya 15 golongan menjadi 21 golongan mulai 1 Januari 2027. Kebijakan ini diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap transportasi publik yang terjangkau sekaligus mendukung mobilitas warga di Ibu Kota.

JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta memprioritaskan peningkatan kualitas pelayanan publik dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027. Sejumlah program strategis disiapkan, mulai dari perluasan penerima transportasi umum gratis, penguatan pengelolaan sampah dan pengendalian banjir, hingga keberlanjutan bantuan pendidikan serta perlindungan sosial.

Prioritas tersebut disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, saat membacakan pidato Gubernur DKI Jakarta dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, Senin (19/10), di Gedung DPRD DKI Jakarta. Rapat tersebut membahas jawaban eksekutif atas pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Tahun Anggaran 2027.

Rano mengatakan, Pemprov DKI Jakarta telah mencermati berbagai masukan dari DPRD mengenai prioritas pembangunan, pengelolaan keuangan daerah, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah daerah berupaya merespons masukan tersebut secara menyeluruh dengan menitikberatkan pada kebijakan yang dinilai strategis bagi kebutuhan warga.

“Eksekutif berupaya menanggapi seluruh pemandangan umum yang disampaikan secara menyeluruh. Namun, mengingat banyaknya saran dan pendapat yang disampaikan, perkenankan saya menyampaikan hal yang bersifat strategis,” ujar Rano.

Salah satu kebijakan utama yang disiapkan adalah perluasan penerima layanan angkutan umum massal gratis dari sebelumnya 15 golongan menjadi 21 golongan mulai 1 Januari 2027. Kebijakan ini diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap transportasi publik yang terjangkau sekaligus mendukung mobilitas warga di Ibu Kota.

Selain memperluas layanan gratis, Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan pengembangan tarif parkir progresif, penerapan sistem jalan berbayar elektronik atau Electronic Road Pricing (ERP), serta pengembangan kawasan rendah emisi. Berbagai kebijakan tersebut diarahkan untuk mengelola pergerakan kendaraan, mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi, dan mendorong penggunaan transportasi umum.

Di sektor lingkungan, Pemprov DKI Jakarta akan mengoptimalkan kapasitas fasilitas pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif atau Refuse Derived Fuel (RDF) di Bantargebang dan Rorotan. Upaya ini diperkuat melalui penyediaan sarana pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber, peningkatan partisipasi masyarakat, serta penindakan terhadap lokasi penampungan dan pemrosesan akhir sampah ilegal.

Sementara itu, penanganan banjir akan dilanjutkan melalui Jaktirta Project yang mencakup normalisasi sungai dan saluran air, pembangunan waduk, situ, dan embung, serta optimalisasi infrastruktur pengendali banjir yang sudah tersedia. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem pengendalian banjir dan meningkatkan kesiapan infrastruktur menghadapi potensi genangan di Jakarta.

Dalam menjaga ketahanan pangan, Pemprov DKI Jakarta akan memperkuat koordinasi antarperangkat daerah dan badan usaha milik daerah (BUMD). Koordinasi ini ditujukan untuk memastikan ketersediaan pasokan bahan pokok, kelancaran distribusi, dan stabilitas harga, termasuk dengan mempermudah akses pembelian pangan bersubsidi melalui sistem antrean daring.

Di sektor perumahan, pemerintah daerah merencanakan pembangunan sejumlah rumah susun menggunakan skema tahun jamak atau multiyears. Proyek yang disiapkan antara lain Rusun Padat Karya, Rusun Rorotan IX Tahap I, dan Rusun Marunda Cluster C, disertai penataan kawasan permukiman kumuh secara bertahap dengan melibatkan masyarakat.

Pemprov DKI Jakarta juga memastikan program perlindungan sosial tetap menjadi prioritas dalam RAPBD 2027. Program tersebut mencakup Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ), dan Kartu Anak Jakarta (KAJ), dengan penyaluran bantuan yang diarahkan kepada kelompok masyarakat berpenghasilan dan tingkat kesejahteraan terendah.

Untuk meningkatkan ketepatan sasaran, pemerintah akan melakukan pemutakhiran data penerima serta verifikasi lapangan. Proses tersebut juga berkaitan dengan peralihan basis data bantuan dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) ke Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), sehingga penyaluran bantuan tetap mengikuti persyaratan yang berlaku.

Pada bidang pendidikan, keberlanjutan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) tetap dijaga bagi penerima terdaftar yang memenuhi ketentuan. Pemprov DKI Jakarta juga memastikan pelaksanaan program pendanaan pendidikan pada satuan pendidikan swasta berjalan sesuai aturan.

Dari sisi pendapatan, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan sejumlah langkah untuk mengoptimalkan penerimaan pajak daerah. Upaya tersebut meliputi digitalisasi pengawasan, percepatan penagihan tunggakan, pemutakhiran data kendaraan bermotor, dan pemanfaatan aset milik daerah, serta penguatan koordinasi dengan pemerintah pusat untuk mengoptimalkan pendapatan transfer.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak

Ponsel Vivo V80 Lite 5G Segera Hadir di Indonesia

33 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Ponsel Vivo V80 Lite 5G Seg...

Niki Rilis Lagu "Merry Christmas Darling"

41 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Niki Rilis Lagu "Merry Chri...
Olahraga
David Beckham Disebut Muncu...
Advertisement
KADIN Sebut Stabilitas Ekonomi Indonesia Jadi Modal Hadapi Kondisi Global

KADIN Sebut Stabilitas Ekonomi Indonesia Jadi Modal Hadapi Kondisi Global

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.