Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Manggarai Kewalahan Menangani Psikososial Pengungsi Gempa NTT

📅 Minggu, 18 Okt 2026, 23:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati Manggarai Kewalahan Menangani Psikososial Pengungsi Gempa NTT Doc: Antara
Ket. Bupati Manggarai Nusa Tenggara Timur (NTT) Herybertus Nabit memberikan keterangan di Posko Tanggap Darurat Kabupaten Manggarai, Ruteng, Minggu malam (18/10/2026).

Manggarai - Bupati Manggarai,  Nusa Tenggara Timur (NTT) Herybertus Nabit mengakui pemerintah kabupaten yang ia pimpin kewalahan dalam menangani psikososial warganya yang mengungsi akibat terdampak gempa pertengahan Agustus 2026.

“Penanganan trauma kami harus akui tidak punya kemampuan sumber daya di situ,” kata Herybertus saat ditemui di Posko Tanggap Darurat Kabupaten Manggarai, Ruteng, Minggu malam.

Oleh karena itu, Pemkab Manggarai membutuhkan bantuan berbagai pihak dalam penanganan psikososial para pengungsi.

“Saat ini sejumlah perguruan tinggi dan lembaga swadaya masyarakat telah membantu dalam penanganan psikosial warga kami yang terdampak,” kata Herybertus.

Namun, saat ini layanan psikososial masih terbatas di kalangan anak-anak sekolah. Padahal, warga yang berusia dewasa juga menjadi kelompok rentan terdampak secara psikologi akibat gempa bumi yang menghancurkan perekonomian mereka.

“Situasi yang lebih rentan lagi dialami oleh kalangan lanjut usia karena mereka sudah tidak bisa lagi produktif dalam bekerja,” kata Herybertus.

Ia khawatir angka bunuh diri akibat keputusasaan terhadap kepastian masa depan mereka malah ada pada kalangan lanjut usia. “Hal ini tentu saja butuh penanganan khusus oleh orang yang professional,” kata Bupati.

Herybertus berharap berbagai pihak, termasuk pemerintah, perguruan tinggi, dan LSM untuk membantu Pemkab Manggarai dalam menangani psikosial seluruh kalangan warganya yang terdampak, dari kalangan anak-anak hingga lanjut usia.

Berdasarkan data dari Pemkab Manggarai hingga lebih dari dua bulan pascagempa pertengahan Agustus 2026, sebanyak 1.301 warga masih mengungsi di 17 posko dan 7.091 warga mengungsi mandiri dengan mendirikan tenda sendiri di dekat rumah mereka.

Dari jumlah tersebut, Pemkab mendata sebanyak 1.054 jiwa termasuk ke dalam kelompok rentan.

“Di antaranya 335 anak-anak, 265 warga lansia, 267 balita, dan 55 warga dengan disabilitas,” kata Bupati Herybertus Nabit.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Plan Indonesia salah satu LSM yang bergerak dalam penanganan hak anak-anak, Dini Widiastuti mengatakan pihaknya berusaha membantu persoalan kurangnya tenaga dalam pemulihan psikososial dengan memberikan pelatihan kepada relawan-relawan lokal.

“Tahap pertama kami sudah melatih 20 trainer yang sudah bergerak membantu di 62 titik,” kata Dini.

Plan Indonesia kini sudah melalukan tiga tahap pelatihan. “Tahap dua kami sudah melatih 32 orang relawan, dan tahap tiga sudah 42 orang,” kata Dini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Bayern Menggila, Arsenal dalam Ancaman

19 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Bayern Menggila, Arsenal da...
Olahraga
Herdman Incar 10 Diaspora P...
Megapolitan
Keberagaman Budaya Identita...
Megapolitan
Festival Cilung Ajang Pembe...

Upaya-upaya Polisi Menekan Peredaran Narkoba di Bekasi

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Upaya-upaya Polisi Menekan ...
Luar Negeri
Trump Kaji Dampak Sanksi Ru...
Nasional
RI Dorong Perlindungan Anak...
Nasional
Daya Beli Melemah, Pinjol K...
Advertisement
Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.