Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gempa M4,1 Guncang Bogor, 17 Rumah Rusak dan 51 Warga Terpaksa Mengungsi

📅 Jumat, 16 Okt 2026, 20:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gempa M4,1 Guncang Bogor, 17 Rumah Rusak dan 51 Warga Terpaksa Mengungsi Doc: Antara
Ket. Anggota BPBD melakukan asesmen rumah terdampak gempa di Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (16/10).

Kabupaten Bogor - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mencatat sebanyak 17 rumah mengalami kerusakan dan 51 warga mengungsi akibat gempa bumi magnitudo 4,1 pada Kamis (15/10).

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Andi Sumardi di Bogor, Jumat (16/10), mengatakan kerusakan rumah akibat gempa tersebut tersebar di dua kecamatan, yakni Pamijahan dan Leuwiliang.

"Berdasarkan hasil kaji cepat sementara, terdapat 17 rumah terdampak gempa di dua kecamatan dengan jumlah warga mengungsi sebanyak 51 jiwa," kata Andi.

Ia menjelaskan, di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, gempa mengakibatkan tiga rumah mengalami kerusakan di Kampung Muaradua RT 02/RW 02.

Dari jumlah tersebut, satu rumah mengalami rusak sedang dan dua rumah lainnya rusak ringan, dengan total penghuni sebanyak 12 jiwa dari tiga kepala keluarga (KK).

Sebanyak enam warga dari dua KK terpaksa mengungsi ke rumah anggota keluarga yang berada di wilayah yang sama akibat kerusakan tempat tinggal mereka.

Sementara itu, di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, BPBD mencatat sebanyak 14 rumah terdampak gempa yang tersebar di Kampung Baru, Situ Murni, Cianten, dan Cianten Herang.

Kerusakan rumah di wilayah tersebut berdampak terhadap 46 jiwa dari 14 KK.

Selain itu, sebanyak 45 warga dari 15 KK dilaporkan mengungsi ke tenda sementara maupun rumah kerabat. Sebagian warga memilih mengungsi meskipun rumahnya tidak mengalami kerusakan karena khawatir terhadap gempa susulan.

Andi menjelaskan, kerusakan bangunan akibat gempa didominasi pada bagian dinding yang mengalami retakan hingga hancur, serta kerusakan plafon dan atap rumah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, sejumlah bangunan yang terdampak juga diketahui memiliki kondisi konstruksi yang sudah lapuk sehingga rentan mengalami kerusakan akibat guncangan.

BPBD Kabupaten Bogor masih melakukan pendataan lanjutan karena terdapat lima kampung di Kecamatan Pamijahan yang belum selesai dilakukan asesmen, yakni Banarajaya 1 dan 2, Cikupa, serta Cisalak 1 dan 2.

Pendataan di wilayah tersebut sempat terkendala kondisi malam hari sehingga tim melanjutkan kaji cepat untuk memastikan jumlah kerusakan dan kebutuhan warga terdampak.

BPBD juga telah menerjunkan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) untuk berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta aparat setempat dalam penanganan dampak gempa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Tangsel Otozone Jadi Sarana...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.