Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemhan Sebut Wamenhan Perlu Ditambah Jadi Dua, Apa Alasannya?

📅 Jumat, 16 Okt 2026, 08:24 WIB | Oleh:
Kemhan Sebut Wamenhan Perlu Ditambah Jadi Dua, Apa Alasannya? Doc: Antara foto
Ket. Letjen TNI Richard Tampubolon (kedua kanan) dan Marsekal Madya TNI Yusuf Jauhari mengucapkan sumpah saat dilantik menjadi Wakil Menteri Pertahanan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10).

JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) menilai penambahan jabatan wakil menteri (wamen) menjadi dua merupakan hal yang sangat dibutuhkan saat ini.

Kepala Biro Humas dan Informasi Pertahanan Kemhan RI Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan urgensi itu datang dari meningkatnya perkembangan dinamika di dunia pertahanan.

"Untuk merespons dinamika lingkungan strategis, kompleksitas tantangan pertahanan modern serta akselerasi modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) nasional," kata Rico saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Jumat.

Rico melanjutkan dinamika itu menuntun Kemhan harus membagi fokus pada dua hal, yakni penguatan strategi pertahanan dan penyediaan logistik serta alutsista.

Oleh karena itu, Kemhan memiliki dua jabatan baru, yakni Wamenhan Bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi yang dijabat Marsekal TNI Yusuf Jauhari dan Wamenhan Bidang Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan yang dijabat Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon.

Rico melanjutkan pemilihan dua tokoh itu di jabatan tersebut juga dinilai sudah tepat.

Richard dinilai memiliki pengalaman di bidang strategi tempur dan penguatan pertahanan karena sudah lama menjadi infanteri atau pasukan tempur AD.

Sedangkan Yusuf memiliki pengalaman di bidang pengelolaan logistik yang kuat mengingat jabatan sebelumnya saat dia masih bintang tiga adalah Kepala Badan Logistik Pertahanan (Kabaloghan) Kemhan.

Rico memastikan dua pejabat baru itu akan bekerja di bawah kendali langsung Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Dengan pengawasan langsung, dapat dipastikan dua pejabat tersebut tidak akan tumpang tindih dalam menjalankan tugas di Kemhan.

"Kedua jabatan Wamenhan dipastikan dapat saling melengkapi, bersinergi, dan memperkuat akselerasi penyelenggaraan pertahanan negara yang tangguh," ucap Rico.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Olahraga
Carlos Alcaraz Terima Wild ...
Nasional
Kemhan Sebut Wamenhan Perlu...
Megapolitan
Permudah Akses BBM, 3 SPBU ...
Advertisement
Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.