Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polda Bengkulu Sita Paket Besar Ganja di Rejang Lebong

📅 Jumat, 16 Okt 2026, 22:35 WIB | Oleh:
Polda Bengkulu Sita Paket Besar Ganja di Rejang Lebong Doc: ANTARA/HO/dokumen pribadi
Ket. Kapolda Bengkulu Irjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid saat memimpin penggerebekan di Desa Kampung Jeruk Kecamatan Binduriang Kabupaten Rejang Lebong, Jumat (16/10).

KABUPATEN REJANG LEBONG -- Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu menyita sejumlah barang bukti berupa alat hisap narkoba, paket besar ganja dan alat timbang usai melakukan penggerebekan sarang narkoba di Desa Kampung Jeruk Kecamatan Binduriang Kabupaten Rejang Lebong.

Selain itu, penyidik juga menyita barang bukti lainnya yaitu beberapa unit telepon genggam, perangkat CCTV, peralatan permainan judi jackpot,satu unit air sofgun laras pendek dan satu uni senapang angin laras panjang,buku tabungan dan uang tunai dari penggerebekan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Bengkulu Irjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid.

"Penggerebekan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menindak tegas jaringan peredaran narkoba dan mencegah wilayah tersebut terus menjadi lokasi aktivitas narkotika ilegal," kata Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Imam Wijayanto di Kota Bengkulu, Jumat.

Untuk barang bukti yang disita tersebut akan ditindaklanjuti menjadi bagian dari proses penanganan dan pendalaman kepolisian untuk mengungkap dugaan aktivitas ilegal yang berkaitan dengan lokasi tersebut.

Ia menyebut bahwa penggerebekan tersebut dilakukan oleh personel gabungan dari Polda Bengkulu, Satuan Brimob, dan Polres Rejang Lebong sebagai langkah tegas untuk memutus mata rantai peredaran gelap narkotika yang meresahkan masyarakat.

Kemudian, penggerebekan tersebut merupakan bentuk keseriusan Polda Bengkulu dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika serta melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman bahaya narkoba.

Sebab, Kapolda Bengkulu menegaskan bahwa pemberantasan narkoba merupakan prioritas, sehingga pengerahan personel gabungan tersebut menunjukkan keseriusan Polri dalam menindak peredaran narkotika sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kami tidak ingin narkoba terus merusak masyarakat dan menghancurkan masa depan generasi muda.

Lanjut Imam, pengerahan personel dalam jumlah besar tersebut bertujuan menjaga keamanan masyarakat di sekitar lokasi, mengantisipasi potensi perlawanan dari pihak-pihak yang terlibat, serta meminimalkan risiko jatuhnya korban, baik dari masyarakat maupun petugas kepolisian.

"Kehadiran ribuan personel tersebut tidak hanya untuk melakukan penindakan, tetapi juga memastikan masyarakat tetap merasa aman selama kegiatan berlangsung," sebut dia.

Dengan kejadian tersebut, Imam mengajak masyarakat untuk tidak takut melaporkan informasi terkait penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan masing-masing.

"Perang terhadap narkoba tidak bisa dilakukan oleh kepolisian saja. Kami membutuhkan dukungan masyarakat untuk memutus mata rantai peredaran narkotika. Polda Bengkulu akan terus melakukan penindakan secara tegas dan terukur, sekaligus menjaga keselamatan masyarakat. Tujuan kami jelas, yakni mewujudkan lingkungan yang aman, bebas dari narkoba, dan melindungi masa depan generasi penerus bangsa," terang dia.

Sebab, Polda Bengkulu berkomitmen untuk terus menindak peredaran gelap narkotika serta mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan agar tidak menjadi tempat berkembangnya jaringan narkoba.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Pemkab Bekasi Bentuk TP2D A...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.