Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bekasi Bentuk TP2D Akselerasikan Pembangunan

📅 Jumat, 16 Okt 2026, 23:01 WIB | Oleh:
Pemkab Bekasi Bentuk TP2D Akselerasikan Pembangunan Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.
Ket. Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyerahkan surat keputusan pembentukan Tim Percepatan Pembangunan Daerah di aula KH Noer Ali, lantai 4 Gedung Bupati Bekasi, Jumat (16/10).

KABUPATEN BEKASI -- Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, membentuk Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) sebagai upaya mengakselerasikan program-program prioritas pembangunan agar berjalan lebih efektif, tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"TP2D sengaja saya bentuk untuk memantau pelaksanaan program pemerintah, menyerap aspirasi masyarakat dan membantu mengatasi hambatan pembangunan di Kabupaten Bekasi," kata Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja usai pelantikan di Cikarang, Jumat.

Dia menyatakan tim percepatan terdiri atas perwakilan akademisi, tokoh masyarakat, tenaga kesehatan hingga unsur buruh dengan tugas mendampingi program-program pemerintah daerah yang sedang berjalan.

Tim percepatan tidak dimaksudkan untuk menambah panjang rantai birokrasi. Sebaliknya, tim ini diharapkan memperkuat koordinasi dan membantu pemerintah daerah menyelesaikan persoalan yang menghambat pelaksanaan program.

Asep meminta TP2D untuk aktif melakukan monitoring dan evaluasi pembangunan secara terukur. Tim tersebut juga dituntut mampu menyerap aspirasi maupun pengaduan masyarakat sebagai bahan evaluasi pemerintah daerah.

"Laksanakan monitoring dan evaluasi secara aktif dan terukur. Jadilah telinga dan mata pemerintah dalam menyerap aspirasi serta pengaduan masyarakat," katanya.

Dirinya juga meminta kepala perangkat daerah menjadikan tim ini sebagai mitra strategis dalam mempercepat pembangunan, mengatasi kendala pelaksanaan program serta meningkatkan efektivitas kinerja pemerintahan.

Dia menilai penggunaan anggaran daerah harus berorientasi pada hasil dan manfaat bagi masyarakat. Setiap program perlu dilaksanakan secara terarah, efisien dan akuntabel.

"Setiap rupiah yang dialokasikan melalui APBD harus memberikan hasil optimal dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Asep berharap melalui pembentukan TP2D, pengawasan pembangunan akan berjalan semakin optimal disertai peningkatan respons terhadap aspirasi masyarakat dan menempatkannya sebagai prioritas utama maupun meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pemerintah daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Mendagri Berhentikan Ade Ku...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.