Gebrakan TMMD ke-130! Sinergi TNI-Pemkot Sawahlunto Hantam Stunting dan Kemiskinan!
📅 Rabu, 14 Okt 2026, 17:20 WIB | Oleh: AlfredSAWAHLUNTO - Pemerintah Kota (Pemkot) Sawahlunto, Sumatera Barat mengucurkan dukungan anggaran APBD sebesar Rp1,4 miliar untuk menyukseskan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 di tiga desa Kecamatan Talawi, Sumatera Barat, Rabu (14/10).
"Sinergi pemkot dan TNI diperlukan untuk mempercepat pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sehingga program setiap perangkat daerah dapat berjalan efektif dan memberi manfaat nyata," kata Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra di Sawahlunto, Rabu.
Ia mengatakan TMMD menjadi momentum untuk mempercepat pembangunan infrastruktur publik dan pemberdayaan masyarakat melalui sinergi pemerintah daerah dengan TNI.
"Ini momen yang tepat dan kuat untuk percepatan dan optimalisasi pembangunan publik dan pemberdayaan masyarakat. Dengan sinergi bersama, berbagai tantangan bisa dihadapi," kata dia.
Ia meminta perangkat daerah berinisiatif dan mendampingi pelaksanaan program hingga tuntas agar kegiatan yang telah disepakati berjalan sesuai rencana.
TMMD di Kota Sawahlunto dilaksanakan d tiga lokasi yaitu Desa Batu Tanjung, Tumpuak Tangah, dan Datar Mansiang dengan melibatkan 115 personel Kodim 0310/SS.
Untuk pekerjaan fisik mencakup pembuatan dan pelebaran jalan sentra produksi pertanian, pembangunan drainase dan jembatan, penyediaan sumur bor, perbaikan rumah tidak layak huni, serta rehabilitasi fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) dan pasar.
Sementara, pada kegiatan nonfisik meliputi penyuluhan pertanian dan perikanan, penanaman jagung untuk mendukung ketahanan pangan, wawasan kebangsaan, mitigasi bencana, pencegahan narkoba, pelayanan administrasi kependudukan, serta edukasi pencegahan stunting dan penyakit tidak menular.
Sementara, Kepala DKP3 Sawahlunto Heni Purwaningsih mengatakan TMMD 2026 mendukung ketahanan pangan melalui penanaman jagung hibrida di lahan seluas satu hektare dan penyaluran 700 batang bibit tanaman untuk tiga desa di Kecamatan Talawi.
"Kami berharap kegiatan pertanian melalui TMMD dapat meningkatkan produktivitas dan mengoptimalkan pemanfaatan lahan agar manfaatnya berkelanjutan bagi masyarakat," ujarnya.
Ia mengatakan penanaman jagung hibrida di Desa Batu Tanjung didukung sarana produksi berupa benih, pupuk buatan, kompos, dan pestisida untuk menunjang proses budidaya.
"Selain penanaman jagung, juga ada bantuan 700 batang bibit tanaman yang diperuntukan untuk masyarakat di Desa Batu Tanjung, Tumpuak Tangah, dan Datar Mansiang. Bibit ini bersumber dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat," kata dia.
Ia menyebut bantuan bibit itu terdiri atas 275 batang petai, 250 batang jengkol, 150 batang jeruk, dan 25 batang durian.
Setelah itu, dalam kegiatan TMMD juga mencakup penyuluhan pertanian dan perikanan serta dukungan bantuan benih ikan sebanyak 2.000 ekor.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!