Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prabowo Minta Pemadaman Karhutla Diprioritaskan di Taman Nasional Tanjung Puting, Ini Alasannya

2 Selasa, 13 Okt 2026, 00:03 WIB | Oleh:
Prabowo Minta Pemadaman Karhutla Diprioritaskan di Taman Nasional Tanjung Puting, Ini Alasannya Prabowo Minta Pemadaman Karhutla Diprioritaskan di Taman Nasional Tanjung Puting, Ini Alasannya Doc: Antara foto
Ket. Menko Polkam Dudung Abdurachman menjawab pertanyaan wartawan setelah mengikuti rapat terbatas di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Senin (12/10).

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) difokuskan di antaranya ke wilayah Taman Nasional Tanjung Puting di Kalimantan Tengah, kemudian daerah-daerah lain di Kalteng dan Sumatera Selatan.

Dalam rapat terbatas (ratas) di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Senin sore, kebakaran di Taman Nasional Tanjung Puting diperhatikan secara khusus oleh Presiden, mengingat taman nasional itu merupakan pusat konservasi dan rehabilitasi orangutan (Pongo pygmaeus) terbesar di dunia.

"Tanjung Puting atau sekitar taman nasional, karena memang ini harus dilindungi karena ada satwa di situ," kata Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui selepas rapat di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Senin malam.

Dalam kesempatan yang sama, Dudung menjelaskan pemadaman karhutla saat ini lebih banyak dilakukan melalui darat, mengingat kabut asap terlalu tebal di beberapa daerah sehingga membuat jarak pandang yang tidak aman untuk menerbangkan pesawat.

"Laporan dari Kepala BNPB bahwa heli, operasional helikopter ini sudah dilaksanakan dan banyak lebih dominan kepada operasi darat, karena memang sulit untuk dijangkau dari udara, karena memang asapnya terlalu tebal," ucapnya.

Dudung kemudian menyampaikan saat ini seluruh pihak, termasuk TNI, Polri, dan relawan telah turun tangan untuk memadamkan karhutla. Tiap harinya, petugas gabungan maksimal dapat menjangkau total 692 hektare per hari.

"Ini terus diupayakan termasuk upaya-upaya operasi mitigasi, termasuk cuaca juga dikendalikan oleh BMKG dan mudah-mudahan ini akan cepat teratasi," katanya.

Selain Dudung, rapat tersebut turut dihadiri oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Kemudian, melalui sambungan video-conference ada Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono.

Ada pula Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto serta sejumlah panglima daerah militer (pangdam), kapolda, gubernur di wilayah-wilayah terjadinya karhutla.

Rapat berlangsung selama kurang lebih 2 jam mulai sejak pukul 16.30 WIB sampai dengan 18.30 WIB.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Luar Negeri
Gempuran AI, Bagaimana Seni...

Yamaha Mundur dari MotoGP Qatar karena Situasi Timur Tengah

29 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Yamaha Mundur dari MotoGP Q...
Advertisement
Kerusuhan Migran Menjalar ke Swiss, Citra sebagai Negara Paling Stabil di Eropa Terancam

Kerusuhan Migran Menjalar ke Swiss, Citra sebagai Negara Paling Stabil di Eropa Terancam

01 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.