Perjalanan Religi dan Wisata Budaya Warnai Tren Wisatawan Indonesia
📅 Rabu, 14 Okt 2026, 18:30 WIB | Oleh: Haryo BronoJAKARTA — Destinasi wisata religi dan warisan budaya mencatat pertumbuhan pemesanan perjalanan wisatawan Indonesia pada kuartal III 2026. Pemesanan akomodasi ke Mekkah, Arab Saudi, meningkat lebih dari 50 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menurut temuan Traveloka Southeast Asia (SEA) Index Q3 2026.
Riset tersebut melaporkan adanya perubahan preferensi perjalanan wisatawan di Indonesia dan Asia Tenggara. Dalam laporan yang mencakup periode Juli–September 2026 tersebut, Traveloka juga mencatat pertumbuhan pemesanan ke sejumlah destinasi domestik, seperti Wonosobo, Magelang, Pangandaran, Sukabumi, dan Bukittinggi.
Sementara untuk perjalanan internasional, Phú Quốc di Vietnam serta sejumlah kota di China dan Jepang masuk dalam daftar destinasi dengan pertumbuhan relatif tercepat dari Indonesia.
Temuan Traveloka tersebut muncul di tengah meningkatnya perjalanan wisatawan nusantara. Data Kementerian Pariwisata menunjukkan bahwa perjalanan wisatawan nusantara pada Agustus 2026 mencapai 104,3 juta perjalanan, naik 11,47 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Jawa Barat dan Jawa Tengah menjadi dua provinsi tujuan dengan jumlah perjalanan terbanyak, masing-masing mencapai 18,7 juta dan 13,8 juta perjalanan,” tulis Traveloka melalui keterangannya pada Rabu (14/10/2026).
Berbeda dari data perjalanan wisatawan nusantara secara nasional, Traveloka SEA Index mengidentifikasi destinasi yang mencatat pertumbuhan pemesanan dan pencarian melalui platformnya. Laporan ini mencakup perjalanan domestik, perjalanan wisatawan Indonesia ke luar negeri, serta minat wisatawan regional untuk berkunjung ke Indonesia.
Destinasi Daerah dan Wisata Alam Tumbuh
Salah satu temuan laporan tersebut adalah meningkatnya pemesanan ke sejumlah destinasi daerah. Wonosobo, Magelang, Pangandaran, Sukabumi, dan Bukittinggi tercatat sebagai lima destinasi domestik dengan pertumbuhan relatif tercepat pada kuartal III 2026.
Sejumlah destinasi tersebut menawarkan kombinasi wisata alam dan budaya. Wonosobo dikenal dengan kawasan Dataran Tinggi Dieng, sedangkan Magelang memiliki Candi Borobudur yang menjadi salah satu warisan budaya penting Indonesia. Pangandaran dan Sukabumi menawarkan wisata pesisir serta pegunungan, sementara Bukittinggi memiliki daya tarik alam dan sejarah di Sumatra Barat.
Selain pertumbuhan pemesanan, Traveloka mencatat pencarian terkait Garut meningkat 48 persen dibandingkan kuartal III tahun sebelumnya. Kabupaten di Jawa Barat tersebut dikenal dengan lanskap pegunungan dan kawasan berhawa sejuk.
Peningkatan pencarian ini melengkapi tren pertumbuhan destinasi daerah dalam laporan Traveloka. Meski demikian, data tersebut menggambarkan aktivitas pencarian pengguna platform dan tidak secara langsung menunjukkan jumlah kunjungan wisatawan yang benar-benar terealisasi.
Mekkah dan Madinah Masuk Destinasi Berpertumbuhan Tinggi
Perjalanan religi menjadi salah satu sorotan utama dalam laporan Traveloka SEA Index Q3 2026. Pemesanan akomodasi dari Indonesia ke Mekkah meningkat lebih dari 50 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Traveloka juga mencatat durasi menginap yang lebih panjang di destinasi tersebut.
Selain Mekkah, Jeddah dan Madinah masuk dalam daftar destinasi internasional dengan pertumbuhan relatif tercepat dari Indonesia. Mekkah menempati peringkat ketujuh, Jeddah peringkat kesembilan, dan Madinah peringkat kesepuluh.
Ketiga kota tersebut memiliki peran penting dalam perjalanan umat Islam, khususnya untuk ibadah umrah dan haji. Mekkah merupakan lokasi Masjidil Haram dan Ka'bah, sedangkan Madinah menjadi lokasi Masjid Nabawi. Jeddah juga menjadi salah satu pintu masuk internasional bagi jemaah yang menuju kota-kota suci tersebut.
Namun, laporan Traveloka tidak merinci faktor yang secara langsung mendorong kenaikan pemesanan maupun kontribusi masing-masing jenis perjalanan religi terhadap pertumbuhan tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!