Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov DKI Targetkan Beasiswa Jakarta Unggul Mulai 2027, Pendidikan Tinggi Jadi Fokus

📅 Selasa, 13 Okt 2026, 17:00 WIB | Oleh:
Pemprov DKI Targetkan Beasiswa Jakarta Unggul Mulai 2027, Pendidikan Tinggi Jadi Fokus Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan Beasiswa Jakarta Unggul atau LPDP Jakarta yang ditargetkan mulai berjalan pada 2027 untuk memperluas kesempatan masyarakat mengakses pendidikan tinggi. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat internasional.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan Beasiswa Jakarta Unggul atau LPDP Jakarta yang ditargetkan mulai berjalan pada 2027 untuk memperluas kesempatan masyarakat mengakses pendidikan tinggi. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan rencana tersebut saat menghadiri Konferensi Regional ke-10 Education International Asia-Pacific (EIAP) di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Selasa (13/10). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa pembangunan pendidikan tetap menjadi prioritas Pemprov DKI Jakarta, termasuk di tengah pengurangan Dana Bagi Hasil (DBH).

"Di samping itu, kami juga secara aktif mempersiapkan Beasiswa Jakarta Unggul di Tahun 2027, untuk melahirkan generasi unggul yang siap membawa Jakarta bersaing di kancah internasional," ucap Pramono.

Persiapan program beasiswa tersebut melengkapi sejumlah kebijakan bantuan pendidikan yang telah dijalankan Pemprov DKI Jakarta. Pemerintah daerah juga mengandalkan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), serta program Sekolah Swasta Gratis untuk membantu masyarakat memperoleh akses pendidikan.

Pada Tahap II Tahun 2026, KJP Plus menjangkau 661.209 peserta didik, sedangkan KJMU disalurkan kepada 15.825 mahasiswa. Kedua program tersebut ditujukan untuk membantu siswa dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan tanpa terbebani persoalan biaya.

Selain bantuan pembiayaan, Pemprov DKI Jakarta memperluas pilihan pendidikan melalui program Sekolah Swasta Gratis yang mencakup 103 sekolah swasta. Kebijakan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memperluas kesempatan belajar bagi peserta didik yang membutuhkan dukungan biaya sekolah.

Pemprov DKI Jakarta juga melakukan pembenahan fasilitas pendidikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak. Dari target rehabilitasi 19 gedung sekolah sejak 2025, sebanyak 18 gedung dilaporkan telah rampung diperbaiki.

Menurut Pramono, kebijakan pendidikan perlu disusun berdasarkan data dan kebutuhan masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata. Ia menegaskan bahwa kondisi sosial dan ekonomi keluarga tidak seharusnya menjadi penghalang bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan berkualitas.

Di sisi lain, Pramono menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada pembiayaan dan fasilitas sekolah. Dukungan terhadap guru serta peran organisasi profesi juga dinilai penting untuk memperkuat sistem pendidikan di tengah perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan pembelajaran.

"Tema konferensi ini juga menegaskan pentingnya peran organisasi guru dalam membentuk masa depan pendidikan di kawasan Asia-Pasifik. Seiring dengan dunia yang terus berubah, kita harus memastikan setiap guru mendapatkan dukungan penuh untuk menghadirkan pendidikan yang bermutu," katanya.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi yang mengusung tema "Organising for Power, Education Unions Shaping the Future of Education in the Asia Pacific Region". Forum ini mempertemukan organisasi guru dari kawasan Asia-Pasifik untuk membahas peran organisasi pendidikan dalam membentuk arah pembelajaran dan profesi keguruan.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Unifah Rosyidi, mengatakan lebih dari 35 negara di kawasan Asia-Pasifik telah memercayakan PGRI menjadi tuan rumah konferensi tersebut. Ia berharap forum ini dapat menjadi ruang pertukaran gagasan sekaligus memperkuat solidaritas dan kerja sama antarorganisasi guru.

"Kami berkomitmen untuk melakukan yang terbaik agar konferensi ini bermakna, sukses, dan berkesan bagi kita semua. Saya berharap hari-hari ini akan memberikan kita kesempatan yang berharga untuk bertukar pikiran, memperkuat solidaritas, dan membangun kerja sama yang lebih kuat demi masa depan pendidikan dan profesi keguruan," ujar Unifah.

Chairperson EIAP Regional Committee, Tsukasa Takimoto, turut mengajak organisasi guru di kawasan Asia-Pasifik untuk memperkuat organisasi yang demokratis. Ia juga mendorong para anggota mempersiapkan diri menghadapi perkembangan teknologi yang semakin memengaruhi dunia pendidikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Rona
Apple Luncurkan HomePod Min...
Advertisement
Sejarah Besar! Akhirnya Ada Orang Indonesia yang Berlaga di Liga Champions!!!

Sejarah Besar! Akhirnya Ada Orang Indonesia yang Berlaga di Liga Champions!!!

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.