Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mulai Senin, Dishub DKI Kerahkan 1.420 Personel Bantu Urai Kemacetan Pagi

📅 Senin, 12 Okt 2026, 08:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mulai Senin, Dishub DKI Kerahkan 1.420 Personel Bantu Urai Kemacetan Pagi Doc: ANTARA
Ket. Dishub DKI mengerahkan 1.420 personel untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas pada jam sibuk pagi dimulai Senin (12/10).

JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengerahkan 1.420 personel untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas pada jam sibuk pagi melalui Gerakan Bersama Atasi Kemacetan Pagi (Gebrak Pagi) yang dimulai Senin (12/10).

Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan program tersebut memperkuat pengendalian lalu lintas melalui pemantauan langsung dan koordinasi di titik-titik prioritas kepadatan di lima wilayah kota administrasi.

“Kami ingin memastikan para pejabat turut melihat langsung kondisi lalu lintas, mengidentifikasi hambatan, dan memperkuat koordinasi penanganan sesuai kebutuhan di lapangan. Tujuannya mendukung perjalanan masyarakat yang lebih lancar, aman, dan nyaman,” kata Budi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu.

Ia menjelaskan, Gebrak Pagi dilaksanakan setiap Senin, Selasa, dan Kamis pukul 06.30-08.00 WIB dengan melibatkan pejabat struktural, staf, serta Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP).

Personel yang bertugas mencakup kepala dinas, wakil kepala dinas, pejabat eselon III dan IV, serta staf yang ditempatkan di sejumlah titik prioritas untuk memantau kondisi lalu lintas dan membantu penanganan kepadatan.

Budi mengatakan penjadwalan dan pembagian tugas telah diatur agar pelaksanaan Gebrak Pagi tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat maupun agenda kedinasan lainnya.

Dishub DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat mematuhi aturan lalu lintas, tidak berhenti atau parkir sembarangan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan guna mendukung kelancaran perjalanan selama jam sibuk pagi.

"Melalui Gebrak Pagi, Dishub menegaskan komitmennya untuk hadir dan bekerja bersama masyarakat dalam mendukung mobilitas Jakarta," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Bandara Riyadh Kembali Dise...
Olahraga
MotoGP Mandalika 2026 Cetak...
Ekonomi
Pasar Cermati Defisit APBN ...

Bisnis Makin Lintas Batas, Risiko Hukum Makin Kompleks

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Bisnis Makin Lintas Batas, ...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.