CRRC Sifang Gelar Kompetisi Menggambar dan Fotografi KRL 2026
📅 Senin, 12 Okt 2026, 08:35 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Istimewa
JAKARTA - Produsen kereta api CRRC Sifang kembali menggelar CRRC Commuter Line Drawing and Photography Competition 2026 untuk mengajak masyarakat mengabadikan cerita di balik perjalanan transportasi publik. Memasuki edisi kedua, kompetisi bertema "Satu Jalur, Sejuta Cerita" ini melibatkan pelajar, komunitas pecinta kereta api, dan masyarakat umum.
Kompetisi tersebut hadir di tengah meningkatnya penggunaan kereta api di Indonesia. Sepanjang 2025, KAI Commuter mengangkut lebih dari 400 juta penumpang secara nasional, tumbuh sekitar 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan 349,3 juta penumpang di antaranya menggunakan KRL Commuter Line Jabodetabek.
Pertumbuhan jumlah pengguna turut diiringi modernisasi armada. Sejak Juni 2025, sebanyak 11 rangkaian KRL generasi baru produksi CRRC Sifang atau setara 132 kereta mulai beroperasi secara bertahap di lintas Bogor dan Cikarang.
Kereta generasi baru tersebut dilengkapi sistem pendingin yang lebih baik, interior lebih lega, teknologi keselamatan terbaru, serta fasilitas yang lebih ramah bagi penyandang disabilitas, lansia, dan ibu hamil. Berbagai pembaruan ini menjadi bagian dari perkembangan transportasi publik yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui kompetisi menggambar dan fotografi, CRRC Sifang ingin memberikan ruang bagi masyarakat untuk menuangkan pengalaman, pengamatan, dan imajinasi tentang kehidupan yang terhubung melalui Commuter Line. Setiap karya yang diikutsertakan wajib menampilkan rangkaian KRL generasi baru produksi CRRC Sifang sebagai elemen utama.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kompetisi menggambar dibuka secara gratis bagi pelajar SMP/MTs dan SMA/SMK/MA di wilayah Jabodetabek. Ajang ini berhasil menghimpun 1.414 peserta dari 29 sekolah dengan rincian sebagai berikut:
- Jenjang SMP/MTs: 754 peserta dari 13 sekolah.
- Jenjang SMA/SMK/MA: 660 peserta dari 16 sekolah.
Dari seluruh karya yang masuk, dewan juri melakukan proses kurasi untuk menentukan 10 karya terbaik. Para peserta diberi kesempatan menggambarkan kehidupan masyarakat yang terhubung melalui perjalanan KRL, dengan tetap menempatkan kereta generasi baru sebagai elemen utama karya.
Sementara itu, kompetisi fotografi terbuka bagi komunitas pecinta kereta api atau railfans serta masyarakat umum di seluruh lintas layanan Commuter Line Jabodetabek. Setiap peserta diperbolehkan mengirimkan maksimal tiga karya foto.
Kompetisi fotografi tersebut diikuti 269 peserta dari 43 komunitas. Melalui kategori ini, peserta dapat merekam berbagai sudut perjalanan Commuter Line, termasuk interaksi manusia dan aktivitas keseharian yang berlangsung di sekitar transportasi publik.
Seluruh karya dalam kedua kategori dinilai oleh dewan juri yang terdiri atas praktisi dan profesional di bidang seni serta fotografi. Penilaian mencakup lima aspek, yakni kesesuaian tema, kreativitas dan orisinalitas, teknik, komposisi visual, serta kekuatan pesan yang disampaikan melalui karya.
General Manager CRRC Sifang Co., Ltd. untuk Wilayah Indonesia, Mr. Han Wenfeng, mengapresiasi keragaman perspektif yang ditampilkan para peserta. Menurutnya, karya-karya yang masuk tidak hanya menonjolkan kereta sebagai objek, tetapi juga mengangkat pengalaman manusia dalam menggunakan transportasi publik.
"Kami terkesan melihat bagaimana tema 'Satu Jalur, Sejuta Cerita' ditafsirkan dengan begitu beragam. Peserta tidak sekadar menggambar atau memotret kereta, tetapi menangkap manusia dan cerita di dalamnya. Bagi kami, ini menunjukkan bahwa transportasi publik telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat," ujar Han.
Selain menyelenggarakan kompetisi, CRRC Sifang juga mengadakan kegiatan edukasi bagi pelajar. Pada Rabu, 16 September 2026, perusahaan tersebut mengajak siswa dan guru SMPN 3 Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, mengikuti kunjungan edukatif untuk mengenal teknologi Kereta Cepat Whoosh dan KRL generasi baru secara langsung.
Perjalanan dimulai dari Stasiun Padalarang dengan menggunakan Kereta Cepat Whoosh menuju Stasiun Halim, Jakarta. Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan menggunakan KRL Commuter Line sebelum mengunjungi Museum Nasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!