Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Museum Pesut Jadi Ruang Edukasi Nelayan Ramah Lingkungan

📅 Senin, 12 Okt 2026, 09:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Museum Pesut Jadi Ruang Edukasi Nelayan Ramah Lingkungan Doc: ANTARA
Ket. Sejumlah koleksi di Museum Nelayan Pesut di Desa Pela, Kutai Kartanegara, Kaltim sebagai wahana edukasi bagi nelayan untuk penangkapan ikan ramah lingkungan.

KUTAI KARTANEGARA - Museum Nelayan Pesut di Desa Pela, Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, menjadi wahana edukasi penangkapan ikan ramah lingkungan bagi nelayan setempat.

"Museum ini difungsikan memberikan edukasi dan pemahaman bagi masyarakat nelayan agar menerapkan teknik penangkapan ikan ramah lingkungan," kata Ketua Pokdarwis Desa Pela Alimin di Kutai Kartanegara, Minggu (11/10).

Alimin menjelaskan pendirian museum tersebut dilatarbelakangi maraknya aktivitas penangkapan ikan ilegal seperti menyetrum di kawasan perairan Danau Semayang pada masa lalu.

Bangunan museum yang didirikan sejak tahun 2020 tersebut memperoleh dukungan penuh serta bantuan kemitraan dari jajaran manajemen Pertamina Hulu Mahakam.

"Museum Nelayan Pesut sebelum lebih dikenal dikenal luas oleh para wisatawan sebagai Museum Nelayan," ujar Alimin.

Pihak pengelola museum secara rutin berkolaborasi bersama tim penyuluh dinas terkait memberikan sosialisasi serta penjelasan mengenai larangan alat tangkap ilegal kepada pengunjung.

Fasilitas lantai bawah museum memamerkan koleksi beragam alat tangkap tradisional nelayan yang saat ini telah dilengkapi dengan teknologi kode batang.

Selain pameran alat tangkap, lantai satu menyajikan piagam penghargaan, materi edukasi pesut dan rehabilitasinya, serta fasilitas penjualan cenderamata suvenir UMKM lokal.

"Di dalam museum terdapat patung Pesut Mahakam yang terbuat dari bahan serat kelapa bantuan Pertamina agar pengunjung mengenali bentuk asli pesut," tutur Alimin.

Sementara itu, fasilitas area lantai dua bangunan museum difungsikan khusus sebagai sarana perpustakaan edukatif bagi warga desa dan wisatawan.

Melalui sarana pameran dan edukasi tersebut, pengelola museum berkomitmen memperkuat kesadaran konservasi ekosistem perairan sungai serta pelindungan mamalia langka Pesut Mahakam.

Kehadiran wahana edukasi museum, kata Alimin, terbukti efektif mengubah pemikiran dan pola perilaku nelayan tradisional dalam mengelola potensi perikanan tangkap secara berkelanjutan.

"Pihak pengelola berencana memperlebar bangunan museum guna menampung koleksi barang pameran yang kian padat pada masa mendatang," kata Alimin.

Keberadaan Museum Nelayan kini tidak hanya menjadi sarana edukasi lingkungan, melainkan turut memperkuat pilar utama daya pikat ekowisata berbasis kemasyarakatan Desa Pela.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Megapolitan
Akibat Korsleting Listrik, ...
Luar Negeri
Bandara Riyadh Kembali Dise...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.