Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Pulangkan 30.190 Koleksi dan 20 Benda Budaya dari Belanda

📅 Minggu, 11 Okt 2026, 15:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Pulangkan 30.190 Koleksi dan 20 Benda Budaya dari Belanda Doc: ANTARA
Ket. Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersama Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Belanda Rianne Letschert di Indonesia House Amsterdam di Belanda, Jumat (9/10/2026).

JAKARTA – Menteri Kebudayaan Fadli Zon berupaya memulangkan 30.190 unit Koleksi Eugène Dubois dan 20 benda budaya bersejarah dari Belanda dengan menandatangani dua kesepakatan pengalihan bersama Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Rianne Letschert, Jumat (09/10).

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan pengembalian tersebut merupakan langkah penting untuk memulihkan keadilan sejarah dan kedaulatan budaya Indonesia, sekaligus mengakui identitas Indonesia yang berkaitan dengan benda budaya bersejarah tersebut.

"Kesepakatan repatriasi antara Indonesia dengan Belanda ini merupakan penegasan keadilan sejarah, pemulihan kedaulatan budaya, serta pengakuan atas martabat dan identitas budaya bangsa Indonesia," ujar Fadli Zon dalam siaran pers di Jakarta, Minggu (11/10).

Fadli bersama Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Belanda Rianne Letschert menandatangani kedua kesepakatan pengalihan tersebut di Indonesia House Amsterdam.

Pemulangan Koleksi Dubois, yang mencakup temuan manusia purba Homo erectus atau Manusia Jawa, disebut sebagai repatriasi terbesar dalam sejarah Indonesia, baik dari segi jumlah maupun nilai ilmiah koleksinya.

"Ini merupakan repatriasi terbesar dalam sejarah Indonesia, bahkan salah satu tonggak repatriasi paling signifikan di dunia, baik dari segi kuantitas maupun kualitas dan nilai ilmiah koleksinya. Koleksi Dubois memiliki nilai ilmiah dan historis yang sangat penting, sekaligus menegaskan posisi Indonesia dalam sejarah evolusi manusia dan penelitian paleoantropologi dunia,” kata Fadli.

Pengembalian tersebut melanjutkan pengalihan tahap awal di mana empat mahakarya Koleksi Dubois dipulangkan ke Tanah Air pada 17 Desember 2025.

Koleksi yang dipulangkan meliputi tempurung kepala, gigi geraham, dan tulang paha Homo erectus, serta cangkang kerang bergores yang kini dipamerkan di Museum Nasional Indonesia.

Pada tahap lanjutan, sebanyak 29.763 objek dan 427 kerangka leluhur (sisa-sisa manusia) akan dikembalikan dari Naturalis Biodiversity Center di Leiden, Belanda.

Selain Koleksi Dubois, kesepakatan kedua mencakup pengembalian 20 benda budaya dari tujuh kelompok koleksi yang berpindah kepemilikan secara tidak sukarela pada masa kolonial (involuntary loss).

Ketua Komite Koleksi Kolonial Belanda Lilian Gonçalves-Ho Kang You menjelaskan keputusan negaranya untuk mengembalikan benda budaya tersebut didasarkan pada penelitian asal-usul koleksi, penelusuran bukti sejarah terkait ketidakadilan kolonial, serta dialog berkelanjutan antara kedua negara.

"Komite menyimpulkan bahwa ke-20 benda budaya tersebut kehilangan kepemilikannya secara tidak sukarela," ungkap Lilian.

Benda budaya bersejarah yang dikembalikan antara lain Berlian Banjarmasin (1 objek), Pedang Sikin Panjang (1 objek), panel makam Kesultanan Aceh (1 objek), manuskrip Al-Qur'an (1 objek) milik Teuku Umar, manuskrip Kesultanan Aceh (4 objek), gulungan Wayang Beber (6 objek), dan nisan Batu Aceh (6 objek).

Fadli menambahkan, pengembalian benda budaya bersejarah tersebut merupakan bagian dari mandat Pasal 32 Undang-Undang Dasar 1945 untuk memajukan kebudayaan nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Nasional
BMKG Peringatkan Adanya Gel...

Pemerintah akan Percepat Pemulihan Desa Adat Sade

48 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemerintah akan Percepat Pe...
Daerah
Wali Kota Bandung Buka Turn...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.