Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah akan Percepat Pemulihan Desa Adat Sade

📅 Minggu, 11 Okt 2026, 16:45 WIB | Oleh:
Pemerintah akan Percepat Pemulihan Desa Adat Sade Doc: Dokumentasi Kemenko Perekonomian

JAKARTA - Pemerintah akan melakukan percepatan pemulihan dan pembangunan kembali Desa Adat Sade pascabencana kebakaran. Aktivitas di desa yang berlokasi di Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kini mulai menggeliat.

"Kemenko Perekonomian mengkoordinasikan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN, dan juga mitra lainnya. Kami ingin memastikan kebutuhan pendanaan, kesesuaian desain, jadwal penyelesaian, pembagian peran serta pembangunan kembali dapat terlaksana dengan baik,” kata Sekretaris Kemenko Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, dalam kunjungannya ke NTB akhir pekan ini.

Sesmenko melakukan pembahasan teknis dengan Pemerintah Provinsi NTB untuk percepatan pembangunan kembali Desa Adat Sade. Selain itu disiapkan juga mekanisme penyaluran bantuan dari para donatur.

Selain rekening penampungan bantuan, juga disiapkan rekening khusus bagi setiap kepala keluarga terdampak. Sehingga hasil donasi dapat segera disalurkan dengan tepat sasaran.

Dari sisi rekonstruksi, desain pembangunan kembali diinisiasi oleh InJourney Tourism Development Corporation (ITDC). Tugasnya dibantu oleh Universitas Mataram dan komunitas adat setempat.

Desain ini nantinya akan diimplementasikan dengan pendampingan teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Termasuk pendampingan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

“Penanganan kini difokuskan pada implementasi desain dengan fokus utama pembangunan kembali rumah adat dan fasilitas umum. Penyediaan infrastruktur utilitas dan keselamatan, serta pemulihan ekonomi masyarakat juga dilakukan dengan tetap menjaga karakter budaya Sade,” ujar Sesmenko Susiwijono.

Hingga 9 Oktober 2026, sebanyak 40 dari 75 rumah adat telah dibangun kembali dan sudah terpasang atapnya. Proses pembangunan masjid, museum, bale bengong, dan toilet umum juga sudah mulai dikerjakan.

Aktivitas ekonomi masyarakat juga sudah mulai menggeliat kembali. Mereka diberi bantuan berupa bahan baku, modal usaha, dan alat produksi dari Kementerian Pariwisata. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...

40 Rumah Hanyut Diterjang Banjir Bandang

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
40 Rumah Hanyut Diterjang B...

Mendag Ajak Anak Muda Berbisnis Waralaba

35 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
Mendag Ajak Anak Muda Berbi...
Megapolitan
IQAir: Indeks Kualitas Udar...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.