Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Apa yang Terjadi di Celukan Bawang? Film Dokumenter Ini Ungkap Potret Kehidupan Warga Bali Utara

📅 Minggu, 11 Okt 2026, 00:18 WIB | Oleh:
Apa yang Terjadi di Celukan Bawang? Film Dokumenter Ini Ungkap Potret Kehidupan Warga Bali Utara Doc: Antara foto
Ket. Poster film dokumenter Celukan Bawang yang disutradarai oleh Rai Astrawan.

DENPASAR - Film dokumenter "Celukan Bawang" mengangkat kehidupan masyarakat pesisir di Bali Utara yang berada di tengah pembangunan infrastruktur energi.

Disutradarai Rai Astrawan, film berdurasi 25 menit ini menyoroti hubungan warga dengan laut, perubahan sosial-ekologis, serta posisi Celukan Bawang dalam pemenuhan kebutuhan energi Bali.

Ditemui dalam peluncuran dan diskusi film tersebut di Denpasar, Sabtu, Rai mengatakan film tersebut berangkat dari kegelisahannya terhadap minimnya perhatian terhadap Celukan Bawang, meskipun wilayah itu memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan energi masyarakat Bali.

“Secara garis besar, Celukan Bawang merupakan sebuah desa kecil nelayan yang selama ini tidak cukup diangkat, tetapi pada kenyataannya desa ini punya peran vital dalam produksi energi yang dikonsumsi oleh Bali itu sendiri,” ujarnya.

Celukan Bawang merupakan desa pesisir yang terletak di Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali.

Selama ini, kehidupan masyarakatnya lekat dengan laut, terutama melalui profesi nelayan yang menggantungkan perekonomian pada hasil tangkapan.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, desa tersebut juga berkembang menjadi salah satu kawasan penting bagi pembangkitan energi di Bali melalui keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Celukan Bawang I.

Melalui film ini, Rai ingin menunjukkan Celukan Bawang tidak semata-mata merupakan kampung nelayan, tetapi juga ruang hidup yang berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan energi di wilayah lain, termasuk kawasan yang menopang aktivitas ekonomi dan pariwisata Bali.

Ia juga menempatkan Celukan Bawang sebagai ruang sekaligus subjek dalam film. Pendekatan tersebut bertujuan menghadirkan desa dan kehidupan masyarakatnya sebagai bagian utama cerita, bukan sekadar latar dari pembangunan infrastruktur energi.

Gagasan pembuatan film ini berangkat dari interaksi Rai dengan masyarakat setempat. Ia mengaku telah cukup lama menulis, memproduksi video, berinteraksi dengan warga dan nelayan, serta mengikuti berbagai kegiatan di Celukan Bawang.

Pengalaman tersebut mendorongnya untuk mengangkat narasi yang dinilai belum banyak mendapat perhatian publik, khususnya hubungan antara kehidupan masyarakat pesisir dan konsumsi energi Bali.

Menurut Rai, masyarakat perlu melihat keterkaitan tersebut agar tidak memandang Celukan Bawang hanya sebagai wilayah penghasil energi, melainkan juga sebagai ruang hidup dengan persoalan sosial dan ekologis yang perlu diperhatikan.

Dalam sinopsisnya, film Celukan Bawang turut menyoroti rencana pengembangan energi di kawasan tersebut melalui pemanfaatan gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG), yang dikaitkan dengan ambisi mewujudkan kemandirian energi Bali.

Film ini menggambarkan bagaimana kebutuhan energi menjadi elemen penting dalam pembangunan industri dan pariwisata Bali. Namun, di sisi lain, pengembangan sumber energi juga berpotensi menimbulkan persoalan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah sasaran pembangunan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Advertisement
Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.