Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Punya BPJS? Pemprov Jabar Siapkan Biaya Berobat di 86 Rumah Sakit

📅 Sabtu, 10 Okt 2026, 19:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tak Punya BPJS? Pemprov Jabar Siapkan Biaya Berobat di 86 Rumah Sakit Doc: Antara
Ket. Arsip - Penandatanganan perjanjian kerja sama Antara RS daerah, pusat, dan swasta di Kantor Wali Kota Depok, Rabu (7/10).

Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengungkapkan 86 rumah sakit dipastikan menjalin kerja sama strategis dalam jaringan kesehatan Jabar, dengan pembiayaan pengobatan warga yang tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan maupun jaminan kesehatan lainnya ditanggung pemprov.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan masyarakat yang pengobatannya tidak ditanggung BPJS atau asuransi/jaminan kesehatan lainnya tetap dapat dilayani dengan pembiayaan layanan setingkat kelas 3 BPJS Kesehatan.

"Negara harus hadir ketika rakyat mengalami kesusahan. Kita tidak boleh membiarkan rakyat kita dalam keadaan susah, sedangkan kita seolah-olah tidak tahu," kata Dedi dalam keterangan di Bandung, Sabtu (10/10).

Melalui penguatan jaringan 86 rumah sakit yang mencakup 7 rumah sakit milik Pemprov Jabar dan 79 rumah sakit rujukan lainnya yang terdiri atas RSUD kabupaten/kota, rumah sakit rujukan nasional di Bandung dan Jakarta, hingga rumah sakit swasta, untuk mempermudah warga mengakses layanan rumah sakit.

Masyarakat Jabar, baik mereka yang pengobatannya ditanggung dan yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan, dengan skema kerja sama ini, tidak akan menemui kendala masalah pelayanan meski pasien berada di luar wilayah administrasinya, mengingat luasnya jangkauan kerja sama ini.

Dedi juga menegaskan bahwa kebijakan tersebut dirancang sekaligus untuk merestrukturisasi pola penanganan persoalan publik di Jawa Barat.

Selama ini, menurutnya, penanganan kasus kesehatan kerap bersifat reaktif dan baru mendapat perhatian setelah aduan masyarakat sampai secara langsung kepada gubernur.

Oleh karena itu, dia menginstruksikan seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Barat untuk membangun sistem pemantauan dini yang responsif dalam menangkap persoalan warga, termasuk dengan memanfaatkan aduan masyarakat dan informasi di media sosial agar pelayanan medis dapat diberikan secepat mungkin.

Adapun 86 rumah rakit yang memastikan diri bekerjasama dalam jaringan layanan kesehatan Jawa Barat adalah:

A. Rumah Sakit Pusat Rujukan dan Swasta:

1. RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta

2. RSPAD Gatot Soebroto Jakarta

3. RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta

4. RS Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita Jakarta

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Daerah
Dua Sosok Mayat dari Dalam ...
Olahraga
Arema FC Ditahan Imbang Bha...
Advertisement
WMO: El Nino Berpotensi Capai Rekor Terkuat Sejak 1950

WMO: El Nino Berpotensi Capai Rekor Terkuat Sejak 1950

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.