Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sleman Perkuat Sinergi Cegah Kenakalan Remaja dan Radikalisme

📅 Jumat, 09 Okt 2026, 11:30 WIB | Oleh:
Sleman Perkuat Sinergi Cegah Kenakalan Remaja dan Radikalisme Doc: Dok. Pemkab Sleman

SLEMAN — Upaya melindungi pelajar dari kenakalan remaja, kekerasan, dan paham radikalisme membutuhkan keterlibatan aktif keluarga, sekolah, pemerintah, serta masyarakat. Komitmen tersebut diperkuat melalui Deklarasi Pencegahan Kenakalan Remaja, Kekerasan, dan Paham Radikalisme bagi Pelajar yang digelar Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pendidikan (Disdik) di SMK Negeri 1 Godean, Kowanan, Sidoagung, Kapanewon Godean, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan pendidikan yang aman sekaligus mewujudkan Sleman yang ramah anak. Deklarasi tersebut dihadiri Bupati Sleman Harda Kiswaya, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat daerah terkait, serta perwakilan kepala sekolah, guru, murid, dan orang tua/wali murid jenjang SMP, SMA, dan SMK se-Kabupaten Sleman.

Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan, pencegahan kenakalan remaja tidak dapat hanya dibebankan kepada sekolah. Diperlukan keterlibatan semua pihak agar upaya perlindungan terhadap pelajar dapat berjalan secara berkelanjutan.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berpartisipasi dalam upaya pencegahan tersebut.

“Deklarasi yang kita laksanakan hari ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak-anak kita,” ujarnya.

Menurut Harda, orang tua, guru, pemerintah, dan masyarakat mempunyai peran yang saling melengkapi dalam mencegah kekerasan maupun perilaku negatif yang dapat mengancam perkembangan anak.

“Orang tua, guru, pemerintah, dan lingkungan masyarakat memiliki peran yang sama pentingnya,” tegasnya.

Selain mengajak seluruh pihak memperkuat pengawasan dan pendampingan, Harda mengingatkan para pelajar agar mengisi masa muda dengan kegiatan yang bermanfaat. Mereka diminta menjauhi perundungan, kekerasan, tawuran, dan penyalahgunaan narkoba.

Pelajar juga perlu memiliki kecakapan dalam menggunakan teknologi digital, terutama untuk memilah informasi. Sikap kritis sebelum mempercayai maupun menyebarkan informasi dinilai penting agar mereka tidak mudah terpengaruh konten negatif.

Sementara itu, Kepala Disdik Kabupaten Sleman Mustadi menjelaskan, upaya pencegahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tujuan pendidikan nasional. Pendidikan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak peserta didik.

“Tujuan pendidikan kita bukan hanya mencetak anak yang pintar, tetapi juga anak yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Karena itu, pencegahan kenakalan, kekerasan, dan paham radikalisme harus menjadi tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Mustadi menambahkan, deklarasi tersebut menjadi langkah awal pelaksanaan Instruksi Bupati Sleman Nomor 400.2.4.1/0099/2026 tentang Upaya Pencegahan Kenakalan Remaja, Kekerasan, dan Paham Radikalisme bagi Peserta Didik di Kabupaten Sleman. Instruksi itu ditetapkan pada 13 Agustus 2026.

Melalui kebijakan tersebut, peserta didik bersama orang tua/wali diminta menandatangani surat pernyataan komitmen. Dalam pernyataan itu, pelajar berkomitmen tidak terlibat dalam kekerasan, perundungan, tawuran, membawa senjata tajam, serta menyalahgunakan narkoba dan mengonsumsi minuman beralkohol.

Peserta didik juga diminta menjauhi paham radikalisme dan intoleransi serta menggunakan media sosial secara bijak. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran pelajar untuk bertanggung jawab atas perilaku dan aktivitas mereka, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...

Pejabat Diduga Minta Uang Buka Blokir Lahan Milik Summarecon

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pejabat Diduga Minta Uang B...
Luar Negeri
Hadiah Nobel Perdamaian Tah...

Pulogadung-Kelapa Gading Tahun Depan Akan Tembus  

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pulogadung-Kelapa Gading Ta...
Daerah
Jaga Keamanan Negara Mulai ...
Megapolitan
Dua Pembunuh Wanita Ditangk...

Mandalika Diharapkan Membawa Tuah bagi Veda Pratama

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Mandalika Diharapkan Membaw...
Advertisement
Messi vs Maradona: Siapa yang Punya Karier Terbaik Bersama Timnas Argentina?

Messi vs Maradona: Siapa yang Punya Karier Terbaik Bersama Timnas Argentina?

09 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.