Lahan Gambut Diminta Terus Dibasahi…Enaknya Pejabat Minta Terus
📅 Jumat, 09 Okt 2026, 12:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ist
JAKARTA – Lahan gambut harus terus dibasahi untuk mencegah kebakaran. Permintaan ini disampaikan Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH) Diaz Hendropriyono. Dia minta pembasahan gambut terus dilakukan di wilayah terdampak di Sumatera Selatan (Sumsel) sebagai bagian dari pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Enak ya pejabat…minta terus.
"Kita perlu meningkatkan air tanah di lahan gambut yang sekarang ini sedang mengalami kekeringan dengan membangun sekat kanal, untuk kanal yang airnya kurang banyak akan diambil semacam intake dari sungai sekitar dan dibawa ke kanal di daerah konsesi yang rawan kebakaran, kita akan membawa air dengan pompa sentrifugal," jelas Wamen/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Diaz dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat.
Hal itu disampaikan saat meninjau pemadaman karhutla di Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (7/10), Diaz menyampaikan penguatan langkah pencegahan dilakukan agar kebakaran tidak kembali terjadi, salah satunya melalui pembangunan sekat kanal untuk menjaga kondisi hidrologis lahan gambut.
Dalam peninjauan ke dua titik kebakaran lahan gambut di Kecamatan Talang Kelapa, dia memastikan berbagai langkah penanganan telah dilakukan, termasuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dan water bombing yang telah dikoordinasikan, serta langkah pencegahan kebakaran.
"Saya mendapatkan penjelasan bahwa OMC (Operasi Modifikasi Cuaca) dan water bombing sudah dikoordinasikan, namun masih ada kendala tertentu. Langkah pencegahan kebakaran juga dijalankan, tapi diperlukan upaya pemadaman di darat yang berjalan terus agar penanggulangan lebih komprehensif, saya harap pompa air bisa dimanfaatkan dengan baik," tutur Wamen Diaz.
Untuk mendukung upaya pemadaman, KLH/BPLH menyerahkan bantuan lima pompa air untuk Kota Palembang. Bantuan tersebut diserahkan kepada pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, serta kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA).
Selain pompa air, Wamen Diaz juga membagikan bantuan masker bagi masyarakat di sekitar lokasi terdampak.
Wamen LH juga memimpin rapat koordinasi (rakor) penanganan karhutla di Sumatera Selatan yang melibatkan 43 perusahaan swasta pemegang konsesi di wilayah yang terdapat titik kebakaran. Dalam kesempatan tersebut, dia mendorong komitmen perusahaan untuk turut membangun ekosistem pendukung sekat kanal.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!