Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jalur Alternatif Kelapa Gading–Pulogadung Disiapkan, Benarkah Bisa Urai Kemacetan Jakarta?

📅 Jumat, 09 Okt 2026, 12:05 WIB | Oleh:
Jalur Alternatif Kelapa Gading–Pulogadung Disiapkan, Benarkah Bisa Urai Kemacetan Jakarta? Doc: Antara foto/HO-Pemprov DKI
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai meninjau pembangunan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulo Gadung, Jumat (9/10).

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan jalur alternatif Kelapa Gading-Pulogadung sepanjang 1,8 kilometer guna memperkuat konektivitas Jakarta Utara dan Jakarta Timur sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas, khususnya di Jalan Perintis Kemerdekaan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan proyek tersebut telah direncanakan sejak 2006 dan mulai dikerjakan pada 2009.

Ia pun meminta Dinas Bina Marga memprioritaskan penyelesaian proyek-proyek infrastruktur yang belum tuntas tetapi memiliki manfaat besar bagi mobilitas warga.

“Tempat-tempat yang belum selesai dan memberikan banyak manfaat bagi perkembangan kota, terutama transportasi, harus kita prioritaskan untuk diselesaikan. Termasuk jalan ini dan jalan di Pasar Minggu, karena memang dibutuhkan oleh masyarakat,” ujar Pramono setelah meninjau proyek tersebut, Jumat.

Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulo Gadung menjadi salah satu ruas yang terhubung dengan pintu masuk dari Bekasi ke Jakarta, sekaligus menghubungkan kawasan Rumah Sakit Gading Pluit dengan Terminal Pulo Gadung.

Setelah seluruh konstruksi selesai, ruas tersebut diharapkan dapat menjadi pilihan jalur baru dan memperlancar pergerakan antarkawasan.

Selain jalan tembus, Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan penataan infrastruktur di kawasan Kelapa Gading.

Penanganan mencakup fasilitas sosial dan fasilitas umum yang telah diserahkan kepada pemerintah daerah serta perbaikan sejumlah ruas jalan yang rusak atau bergelombang, termasuk di sekitar Bundaran Kelapa Gading.

“Dengan penataan ini, mudah-mudahan Jakarta menjadi semakin baik dan juga kemacetan di Jakarta juga berkurang secara signifikan,” ungkap Pramono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...

Pejabat Diduga Minta Uang Buka Blokir Lahan Milik Summarecon

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pejabat Diduga Minta Uang B...
Luar Negeri
Hadiah Nobel Perdamaian Tah...

Pulogadung-Kelapa Gading Tahun Depan Akan Tembus  

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pulogadung-Kelapa Gading Ta...

Jaga Keamanan Negara Mulai dari Kawasan Perbatasan

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Jaga Keamanan Negara Mulai ...
Megapolitan
Dua Pembunuh Wanita Ditangk...
Olahraga
Mandalika Diharapkan Membaw...
Advertisement
Messi vs Maradona: Siapa yang Punya Karier Terbaik Bersama Timnas Argentina?

Messi vs Maradona: Siapa yang Punya Karier Terbaik Bersama Timnas Argentina?

09 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.