Pemkot Bandung Dukung Percepatan Program Bedah Rumah
📅 Rabu, 07 Okt 2026, 17:05 WIB | Oleh: Ilham SudrajatBANDUNG - Pemerintah Kota Bandung siap mendukung pelaksanaan program bedah rumah, termasuk dalam memastikan aspek regulasi, pengadaan, hingga pelaksanaan di lapangan dapat berjalan sesuai ketentuan.
Hal itu diungkapkan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, saat mendampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, meninjau langsung lokasi calon penerima bantuan Program Bedah Rumah di Kelurahan Babakan Ciamis, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Selasa (6/10).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan program bedah rumah berjalan tepat sasaran sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan hunian layak.
“Alhamdulillah tadi sudah disampaikan oleh Pak Menteri bahwa dengan begitu banyak kemudahan, insyaallah apa yang kita cita-citakan bersama, program Bapak Presiden untuk rumah itu bisa kita laksanakan,” ujar Wali Kota Farhan.
Menurut dia, berbagai kemudahan regulasi dan proses pengadaan yang diberikan pemerintah pusat menjadi peluang untuk mempercepat penanganan rumah yang membutuhkan perbaikan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemkot Bandung pun siap berkoordinasi dengan Kementerian PKP agar pelaksanaan program dapat berjalan sesuai target.
“Secara regulasi, secara aturan dan pengadaan, insyaallah tidak ada masalah. Rasanya itu sudah bisa berjalan sesuai dengan harapan kita,” kata dia.
Wali Kota Farhan juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bandung berkomitmen mendukung upaya peningkatan kualitas hunian masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat dapat terus diperkuat sehingga persoalan rumah tidak layak huni dapat ditangani secara bertahap.
Sementara itu Menteri PKP, Maruarar Sirait, menegaskan pentingnya percepatan pelaksanaan program bedah rumah di Jawa Barat, termasuk di Kota Bandung. Ia meminta agar berbagai potensi kendala di lapangan segera diantisipasi, terutama terkait ketersediaan tenaga kerja.
Maruarar juga mendorong agar pelaksanaan pembangunan melibatkan potensi lokal. Menurutnya, program bedah rumah bukan hanya menghadirkan hunian yang lebih layak bagi masyarakat, tetapi juga dapat membuka kesempatan kerja bagi warga sekitar.
“Jangan cari jauh-jauh. Cari di sini. Pemuda-pemuda yang masih menganggur, kasih kerja. Toko bangunannya juga dari sini,” kata Maruarar.
Ia menilai keterlibatan masyarakat dan pelaku usaha lokal penting untuk memastikan manfaat program dapat dirasakan lebih luas. Selain memperbaiki rumah, kegiatan tersebut diharapkan turut menggerakkan perekonomian masyarakat di sekitar lokasi pembangunan.
Maruarar mengingatkan pentingnya transparansi dalam penggunaan anggaran program bedah rumah. Proses pengadaan material harus dapat diketahui masyarakat, mulai dari kebutuhan bahan, volume, satuan, hingga harga.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!