Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Kota Bandung Gelar Inspeksi Kesehatan Menyusul Terjadinya Kasus Keracunan Makanan

📅 Rabu, 07 Okt 2026, 16:55 WIB | Oleh:
Dinkes Kota Bandung Gelar Inspeksi Kesehatan Menyusul Terjadinya Kasus Keracunan Makanan    Doc: Humas Kota Bandung
Ket. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Bandung, Dewi Primasari

BANDUNG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung melakukan inspeksi kesehatan lingkungan terhadap salah satu restoran di Jalan Pasirkaliki, Kota Bandung, yang diduga menjadi lokasi terkait munculnya kasus keracunan makanan.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Bandung, Dewi Primasari, mengatakan hasil pemeriksaan awal menemukan sejumlah aspek higiene dan sanitasi restoran yang masih perlu diperbaiki.

“Secara umum dari pemeriksaan awal memang masih ada beberapa hal terkait higiene dan sanitasi yang perlu diperbaiki lagi oleh pihak restoran,” ujar Dewi saat dihubungi, Selasa (6/10).

Tim Kesehatan Lingkungan bersama Tim Reaksi Cepat Dinkes Kota Bandung turun langsung melakukan inspeksi kesehatan lingkungan. Pemeriksaan antara lain mencakup penataan lokasi, peralatan, bahan makanan, hingga penerapan prosedur operasional standar (SOP).

Menurut Dewi, penataan bahan makanan segar dan bahan makanan kering perlu diperhatikan. Termasuk pemisahan dengan bahan kimia seperti cairan pembersih dan sabun pencuci piring.

“Masih perlu diperbaiki pemisahan-pemisahannya. Kemudian karena lokasinya tidak begitu luas, perlu penataan ulang,” kata dia.

Dinkes juga menyoroti penerapan sistem first in first out (FIFO) maupun first expired first out (FEFO) dalam penyimpanan dan penggunaan bahan makanan. Menurut Dewi, penerapan SOP tersebut belum terlihat secara jelas di lokasi.

Selain sarana dan penataan bahan makanan, perilaku para penjamah makanan juga menjadi perhatian. Dinkes meminta seluruh pekerja yang terlibat dalam pengolahan dan penyajian makanan memperhatikan perlindungan diri, seperti penggunaan masker dan penutup rambut atau hair net.

“Dari faktor perilaku, penjamah makanan juga perlu diperbaiki. Pelindung dirinya, masker, kemudian yang tidak berkerudung atau laki-laki menggunakan hair net,” tutur dia.

Dewi mengatakan, rekomendasi perbaikan telah disampaikan langsung kepada pihak restoran. Selanjutnya, Dinkes akan melakukan pemantauan untuk memastikan rekomendasi tersebut ditindaklanjuti.

Pemantauan tidak hanya dilakukan oleh Dinkes Kota Bandung, tetapi juga melibatkan puskesmas. Mengingat adanya kasus dugaan keracunan, pengawasan terhadap restoran tersebut akan dilakukan secara lebih intensif.

“Biasanya kalau ada kasus seperti ini kita agak lebih intensif pemantauannya,” kata Dewi.

Sementara itu terkait jumlah warga yang mengalami gejala setelah mengonsumsi makanan dari restoran tersebut, Dewi menyebut hingga Selasa sore terdapat 24 kasus yang telah dilaporkan kepada Dinkes Kota Bandung melalui berbagai jalur pelaporan.

Laporan tersebut berasal antara lain dari puskesmas serta masyarakat yang menyampaikan informasi melalui kanal media sosial Dinkes. Jumlah tersebut masih dapat berubah karena Dinkes masih membuka jalur pelaporan dan melakukan penelusuran terhadap laporan yang masuk.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Merah Tem...

Sekjen PBB Serukan Deeskalasi di Yaman

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Serukan Deeskala...
Advertisement
Tanggapan Gibran terkait Putusan MK soal Keabsahan Ijazah SMA Miliknya

Tanggapan Gibran terkait Putusan MK soal Keabsahan Ijazah SMA Miliknya

07 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.