Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Kabupaten Bandung Mitigasi Desa Rawan Bencana Banjir Bandang dan Longsor

4 Rabu, 07 Okt 2026, 17:10 WIB | Oleh:
BPBD Kabupaten Bandung Mitigasi Desa Rawan Bencana Banjir Bandang dan Longsor BPBD Kabupaten Bandung Mitigasi Desa Rawan Bencana Banjir Bandang dan Longsor Doc: antara foto
Ket. BPBD Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

BANDUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengintensifkan sosialisasi mitigasi bencana hidrometeorologi di delapan desa yang dipetakan rawan banjir bandang dan longsor menjelang musim hujan 2026.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bandung Diki Sudrajat di Bandung, Rabu, mengatakan langkah tersebut dilakukan menyusul prediksi Stasiun Klimatologi Jawa Barat (Jabar) bahwa sebagian besar wilayah provinsi tersebut mulai memasuki musim hujan pada November 2026.

"Berdasarkan pemetaan potensi bencana, delapan desa itu rawan banjir bandang, longsor, atau keduanya. Kami akan melakukan sosialisasi lebih intens perihal potensi dan penguatan pemahaman akan risiko bencana hidrometeorologi di delapan desa," katanya.

Selain sosialisasi, BPBD Kabupaten Bandung telah menyebarkan surat peringatan dini potensi bencana hidrometeorologi pada musim hujan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta kepala desa dan lurah.

Delapan desa yang menjadi sasaran sosialisasi tersebut yaitu Desa Panenjoan (Kecamatan Cicalengka), Desa Nanjungmekar (Kecamatan Rancaekek), Desa Cikalong (Kecamatan Cimaung), Desa Pasirmulya (Kecamatan Banjaran), dan Desa Buninagara (Kecamatan Kutawaringin).

Kemudian Desa Wargaluyu (Kecamatan Arjasari) yang juga menjadi salah satu wilayah prioritas sosialisasi karena pernah mengalami longsor pada 5 Desember 2025 dan memiliki potensi banjir bandang.

"Terjadi longsor di Desa Wargaluyu pada 5 Desember 2025. Selain longsor, terdapat kerawanan banjir bandang di desa tersebut," ujarnya.

Diki mengatakan kewaspadaan terhadap potensi bencana tidak hanya diperlukan di delapan desa tersebut karena hasil pemetaan BPBD menunjukkan adanya potensi bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah lainnya di Kabupaten Bandung.

Potensi banjir akibat luapan sungai antara lain berada di Kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot, Bojongsoang, Rancaekek, Katapang, Margaasih, Banjaran, Solokanjeruk, Majalaya, Ciparay, dan Cangkuang.

Sementara itu potensi angin kencang dipetakan antara lain di Kecamatan Cileunyi, Rancaekek, Cimenyan, Katapang, Margahayu, Margaasih, Soreang, Cimaung, Banjaran, Solokanjeruk, dan Pameungpeuk.

BPBD Kabupaten Bandung mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan memahami potensi risiko di wilayah masing-masing sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi peningkatan intensitas hujan pada musim penghujan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
Luar Negeri
Rakyat AS Mulai Salurkan Su...
Olahraga
Tanpa Lionel Messi, Ini Daf...
Megapolitan
Kerusakan Hidrologis Mengan...
Ekonomi
KSSK Sampaikan Kondisi Terk...
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.