TNI Harus Adaptif Hadapi Ancaman Perang Modern
Selasa, 06 Okt 2026, 03:08 WIB | Oleh: Tim PenulisUpacara HUT Ke-81 TNI itu melibatkan 3.378 prajurit dari TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara serta pasukan Komponen Cadangan dan KKRI/Pramuka. Dalam upacara tersebut, Presiden meresmikan 204 satuan baru TNI, termasuk enam kodam.
Presiden menegaskan bahwa Indonesia harus terus membangun kekuatan dari TNI. Sebab, wilayah Indonesia sebanding dengan luas Benua Eropa yang terdiri lebih dari 30 negara. Sementara, Indonesia hanya memiliki satu TNI. “Kita juga akan terus membangun kekuatan kita,” kata Presiden.
Presiden menyebut Indonesia sebagai negara yang sangat besar dengan wilayah laut yang luas, ribuan pulau, perbatasan yang panjang serta berbagai objek strategis harus dijaga.
Untuk menggambarkan skala itu, Prabowo membandingkan luas wilayah Indonesia yang setara Eropa dan diisi lebih dari 30 negara.
“Mereka punya 30 angkatan perang, 30 angkatan udara, 30 angkatan laut. Kita satu TNI,” kata Presiden.
Presiden mengakui tugas yang diemban prajurit tidak ringan. “Tugas saudara berat, tapi saya yakin saudara mampu,” ujarnya.
Ia mengajak prajurit menjaga rakyat, wilayah, dan kekayaan Indonesia dari Sabang sampai Merauke dan Miangas hingga Pulau Rote agar kekayaan itu dapat dimanfaatkan seluruh rakyat Indonesia. Ant/S-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!