Gempur Pasar Digital, Pemkab Bangka Tengah Gembleng Pokdarwis Bikin Konten Viral
Selasa, 27 Okt 2026, 20:02 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Ahmadi
BANGKA TENGAH - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melatih para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dalam memproduksi konten visual untuk memperluas jangkauan promosi destinasi wisata serta produk lokal melalui media sosial.
Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Tengah Ali Imron di Koba, Selasa (27/10), mengatakan pemanfaatan media sosial menjadi kebutuhan bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
“Di era digital saat ini, promosi pariwisata dan ekonomi kreatif tidak lagi cukup hanya mengandalkan cara-cara konvensional, tetapi harus mampu beradaptasi, berinovasi dan memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi yang efektif dan kreatif,” katanya.
Menurut dia, promosi pariwisata dan ekonomi kreatif perlu dikembangkan karena dapat membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka Tengah Zulfan mengatakan pelatihan membuat video promosi wisata itu diikuti 16 peserta dari kelompok sadar wisata (pokdarwis), pelaku ekonomi kreatif dan pegawai bidang pariwisata.
Peserta mendapat materi dan praktik mengenai teknik pengambilan gambar, penyusunan konsep konten, penggunaan aplikasi Canva dan CapCut, pembuatan video promosi, serta pemasaran melalui media sosial.
Pelatihan tersebut merupakan hasil kerja sama Dinbudparpora Kabupaten Bangka Tengah dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Belitung untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam memproduksi konten promosi yang menarik dan sesuai dengan karakter potensi daerah.
Zulfan berharap peserta mampu memproduksi konten promosi yang berkualitas untuk memperkenalkan destinasi wisata, produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta potensi ekonomi kreatif Bangka Tengah.
Salah satu peserta, Vildan (19), anggota Pokdarwis Sumur Tujuh, mengatakan pelatihan itu memberinya pengetahuan baru untuk mempromosikan potensi wisata setempat melalui konten digital.
Ia berharap keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan untuk memperkenalkan destinasi wisata Sumur Tujuh kepada masyarakat yang lebih luas.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!