Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TNI Harus Adaptif Hadapi Ancaman Perang Modern

28 Selasa, 06 Okt 2026, 03:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
TNI Harus Adaptif Hadapi  Ancaman Perang Modern TNI Harus Adaptif Hadapi  Ancaman Perang Modern Doc: Antara
Ket. Prajurit TNI mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026).

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan TNI harus terus beradaptasi menghadapi perkembangan bentuk ancaman dan peperangan yang tidak lagi berwujud fisik sudah mulai diserang melalui siber, disinformasi, dan berita bohong.

Selain itu, Presiden juga menyebut penyelundupan kekayaan negara turut menjadi ancaman bagi kedaulatan. “Perang sekarang belum tentu wujudnya fisik. Karena itu, TNI harus terus menyesuaikan diri, belajar, belajar, belajar, dan berlatih, berlatih, berlatih,” ujar Presiden dalam peringatan HUT Ke-81 TNI di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, ­Senin (5/10).

Menurut Prabowo, masa damai harus dimanfaatkan TNI untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai kemungkinan ancaman, termasuk ancaman buruk ­sekalipun.

Ia menekankan TNI harus menjadi kekuatan pertahanan yang profesional, responsif, modern, inovatif, dan adaptif. Untuk itu, prajurit TNI dituntut mampu menguasai perkembangan teknologi. “TNI sekarang harus menguasai teknologi. TNI sekarang harus mengutamakan prestasi,” katanya.

Prabowo juga meminta sistem pembinaan di tubuh TNI mengedepankan prestasi dan kemampuan prajurit, bukan semata-mata senioritas.

Presiden turut mengingatkan agar loyalitas di tubuh TNI tidak dibangun dalam lingkup yang sempit, seperti loyalitas berdasarkan angkatan.

Lebih lanjut, ia meminta agar TNI memperkuat sinergi dengan kementerian dan lembaga, pemerintah pusat hingga pemerintah daerah untuk membantu dalam mengatasi berbagai persoalan masyarakat.

“Kekuatan dan kemampuan TNI harus dapat mempercepat pelaksanaan program-program pemerintah, mengatasi berbagai kesulitan nyata yang dihadapi rakyat,” ucap Presiden.

Cinta Damai

Prabowo juga menegaskan Indonesia merupakan negara yang cinta damai dan menghormati bangsa serta negara lain, namun tetap tidak ingin diganggu oleh siapapun. “Kita cinta damai, kita tidak mau mengganggu siapapun. Kita hormati semua bangsa, semua negara, semua kekuatan, tetapi kita tidak mau diganggu,” kata Prabowo.

Menurut Presiden sikap tersebut merupakan prinsip yang terus dipegang para pemimpin Indonesia sejak negara ini berdiri. Indonesia, katanya, tidak memiliki keinginan untuk mengganggu negara lain dan menghormati setiap bangsa serta kekuatan.

Namun, dia menegaskan Indonesia memiliki kepentingan untuk menjaga rakyat dan wilayah negara, termasuk kekayaan yang dimiliki Indonesia. “Kita ingin selalu menjaga rakyat kita, kita ingin selalu menjaga wilayah kita, kita ingin selalu menjaga kekayaan kita,” ujar Presiden.

Menurut Prabowo, upaya menjaga kepentingan tersebut ditujukan untuk memastikan kekayaan Indonesia dapat dimanfaatkan bagi kesejahteraan rakyat serta mendukung upaya menghilangkan kemiskinan dan kelaparan.

Presiden mengatakan pembangunan TNI juga memiliki tujuan tersebut, yakni sebagai kekuatan untuk membela diri dan menjaga rakyat Indonesia. “Kita membangun TNI adalah untuk itu, untuk membela diri, untuk menjaga rakyat kita,” kata Presiden.

Dalam amanatnya, Prabowo juga menekankan bahwa kekuatan TNI tidak hanya bergantung pada senjata, peralatan, maupun anggaran. Menurut Presiden, semangat dan jiwa rela berkorban merupakan bagian penting dari ketangguhan suatu tentara dan bangsa.

“Tentara yang punya jiwa rela berkorban, bangsa yang rela berkorban, rakyat yang tangguh, rakyat yang berani, itulah kekuatan suatu bangsa,” ujar Presiden.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
Nasional
KSPSI Tak Turunkan Massa pa...
Ekonomi
Capaian Pembangunan Jalan T...
Luar Negeri
Restoran-restoran di Sardin...
Advertisement
Ubah Sampah Jadi Berkah, Mahasiswa UNEJ Raih Penghargaan Nasional Berkat Inovasi Desa Nol Sampah

Ubah Sampah Jadi Berkah, Mahasiswa UNEJ Raih Penghargaan Nasional Berkat Inovasi Desa Nol Sampah

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.