Pilur Serentak Bantul Diikuti 87 Calon, Partisipasi Pemilih Diperkirakan Capai 85 Persen
📅 Senin, 05 Okt 2026, 18:45 WIB | Oleh: Eko SBANTUL — Sebanyak 87 calon lurah bersaing dalam Pemilihan Lurah (Pilur) serentak Kabupaten Bantul 2026 yang digelar di 30 kalurahan, Minggu (4/10/2026). Hingga siang hari, Pemerintah Kabupaten Bantul menyatakan pelaksanaan pemungutan suara berjalan kondusif tanpa gangguan berarti.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, mengatakan hasil pemantauan di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) menunjukkan proses pemilihan berlangsung aman dan lancar. Ia berharap situasi tersebut tetap terjaga sampai seluruh tahapan Pilur selesai.
“Sampai detik ini, pemilihan lurah di seluruh Kabupaten Bantul terpantau aman, lancar, dan damai. Inilah yang kita harapkan. Kedewasaan berdemokrasi masyarakat Bantul harus terus ditingkatkan,” kata Halim saat melakukan pemantauan.
Menurut Halim, perbedaan pilihan dalam pemilihan merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus disikapi secara dewasa. Masyarakat diminta tidak menjadikan perbedaan dukungan sebagai sumber perselisihan.
Ia menilai seluruh calon lurah memiliki tujuan yang sama, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memastikan pemerintahan kalurahan dapat memberikan pelayanan dan perlindungan kepada seluruh warga.
“Karena tujuannya baik semua kan. Tujuannya baik untuk membawa kalurahan ini menjadi institusi pemerintah kalurahan yang mengayomi semuanya, melayani semuanya. Tujuannya baik semua lima kandidat ini,” ujarnya.
Halim juga mengingatkan warga agar tidak saling menjatuhkan hanya karena berbeda pilihan. Menurutnya, sikap tersebut justru bertentangan dengan prinsip kedewasaan dalam berdemokrasi.
“Maka tidak ada alasan untuk saling konflik, apalagi menjatuhkan. Itu tidak boleh. Itu namanya tidak dewasa,” ucap Bupati.
Dari pemantauan di sejumlah TPS, tingkat kehadiran pemilih dinilai cukup tinggi. Halim memperkirakan partisipasi masyarakat dalam Pilur kali ini berada di kisaran 80 hingga 85 persen dari daftar pemilih tetap (DPT).
Gambaran tersebut antara lain terlihat di TPS 12 Panjangjiwo. Hingga menjelang pukul 11.00 WIB, sekitar 75 persen dari 441 pemilih yang tercatat dalam DPT telah menggunakan hak pilihnya.
“Saya kira sampai jam 13.00 WIB saat TPS ditutup jumlah warga yang menggunakan hak pilih bisa mencapai 85 persen,” katanya.
Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, juga menyampaikan pelaksanaan pemungutan suara berjalan lancar berdasarkan hasil kunjungannya ke empat TPS. Kondisi tersebut termasuk di TPS yang memiliki jumlah pemilih cukup besar.
“Sampai siang ini kita sudah mengunjungi empat TPS. Ini dari seluruh TPS yang ada, semuanya lancar. Sehingga ada yang TPS DPT-nya itu mendekati 600 pun tetap lancar. Sehingga tidak ada kendala,” kata Aris.
Selain memastikan kelancaran pemungutan suara, Aris meminta petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mencermati administrasi setelah pencoblosan. Pengisian berita acara, penyalinan, hingga proses perekapan hasil suara harus dilakukan secara teliti.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!