Formula 1: Verstappen Menangi GP Bahrain yang Kacau Diguyur Hujan di Malaysia
Senin, 05 Okt 2026, 00:02 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraSaat lampu start padam, Antonelli yang berada di posisi ketiga langsung melesat melalui bagian tengah lintasan dan mengambil alih posisi Verstappen. Russell bahkan melakukan start lebih baik dengan melewati Verstappen untuk naik dari posisi ketujuh ke posisi kedua.
Namun, Verstappen tidak membutuhkan waktu lama untuk bangkit. Pada lap keenam, ia menyerang Russell dan berhasil melewati pembalap Inggris itu dari sisi dalam Tikungan 4. Target berikutnya adalah Antonelli.
Antonelli mampu mempertahankan posisi terdepan hingga lap ke-10. Situasi berubah setelah Valtteri Bottas kehilangan kendali atas mobil Cadillac-nya dan terperosok ke gravel. Safety Car pun keluar.
Verstappen memanfaatkan momen tersebut untuk masuk pit dan mengganti ban. Dua mobil Mercedes melakukan double-stack untuk beralih ke ban slick.
Ketika Safety Car masuk, Verstappen langsung menempel di belakang Antonelli. Pada Tikungan 3, pembalap Red Bull itu melakukan manuver agresif untuk merebut posisi terdepan.
Russell kemudian melewati rekan setimnya di tikungan berikutnya sehingga urutan berubah. Verstappen memimpin di depan Russell dan Antonelli.
Sejak saat itu, Verstappen terlihat semakin nyaman. Ia mencatat sejumlah fastest lap dan memperlebar keunggulan hingga lebih dari empat detik.
Antonelli akhirnya menyalip Russell pada lap ke-21 untuk merebut posisi kedua. Di belakang mereka, Hamilton perlahan memperbaiki posisinya dengan ban soft yang sudah cukup tua dan naik ke urutan kelima di belakang Hadjar.
Namun, Antonelli sempat melakukan kesalahan ketika terlambat mengerem di Tikungan 15. Mobilnya keluar lintasan dan bahkan menyentuh bollard di jalur pit. Kesalahan tersebut membuatnya kehilangan waktu sekaligus memberi Verstappen kesempatan memperlebar keunggulan hingga delapan detik.
Drama kembali terjadi menjelang akhir balapan ketika mobil Alex Albon dari Williams terjebak di gravel sehingga Safety Car kembali dikerahkan.
Dalam situasi tersebut, Russell tiba-tiba menghentikan mobilnya di lintasan utama. Ia keluar dari kokpit sambil menggelengkan kepala, menandakan adanya masalah teknis yang akhirnya memaksanya gagal finis.
Setelah Safety Car masuk, empat lap terakhir berubah menjadi duel perebutan podium. Verstappen tetap tenang di depan, sementara Antonelli harus bertahan dari tekanan Hamilton.
Verstappen akhirnya melintasi garis finis sebagai pemenang setelah 55 lap, dengan Antonelli di posisi kedua dan Hamilton ketiga.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!