Formula 1: Verstappen Menangi GP Bahrain yang Kacau Diguyur Hujan di Malaysia
Senin, 05 Okt 2026, 00:02 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Formula 1
SEPANG, MALAYSIA – Max Verstappen akhirnya meraih kemenangan pertamanya DI Formula 1 2026 setelah menaklukkan balapan Grand Prix Bahrain yang berlangsung dalam kondisi kacau akibat hujan deras di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, Minggu (4/10).
Start balapan bahkan harus ditunda lebih dari 90 menit karena kondisi lintasan yang sangat basah dan berbahaya. Verstappen, yang memulai balapan dari pole position, sempat kehilangan posisi terdepan selepas tikungan pertama. Namun, pembalap Red Bull itu mampu bangkit dan kembali memimpin sebelum mengendalikan balapan hingga finis.
Kemenangan tersebut menjadi sangat istimewa karena Verstappen sekaligus mengantarkan Red Bull meraih kemenangan perdana dengan Red Bull Ford Powertrains, unit tenaga yang mereka kembangkan sendiri. Ini juga menjadi kemenangan ke-72 Verstappen sepanjang kariernya di F1.
“Ini sangat menyenangkan setelah tahun yang kami lalui dan perkembangan yang sudah kami buat. Saya sangat bangga kepada semua orang. Rasanya luar biasa bisa menang di sini,” kata Verstappen.
Sepang bukan tempat asing bagi pembalap asal Belanda tersebut. Verstappen merupakan pemenang terakhir GP Malaysia di sirkuit ini pada 2017, sebelum Sepang dikeluarkan dari kalender F1. Tahun ini, sirkuit tersebut kembali digunakan untuk menggelar GP Bahrain yang dipindahkan ke Malaysia.
Kimi Antonelli finis kedua untuk Mercedes, hanya terpaut 2,307 detik dari Verstappen. Hasil tersebut semakin memperkokoh posisi pembalap Italia itu di puncak klasemen dunia.
Antonelli kini unggul 84 poin atas rekan setimnya, George Russell, yang sempat berada di posisi ketiga sebelum harus menghentikan mobilnya dengan lima lap tersisa akibat dugaan masalah unit tenaga.
“Ini adalah hasil maksimal yang bisa kami dapatkan hari ini. Dari sisi kami, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan,” ujar Antonelli.
“Kami sedikit lebih kesulitan dibanding biasanya, tetapi saya tetap sangat senang bisa finis kedua.”
Sementara itu, Lewis Hamilton tampil luar biasa untuk merebut podium ketiga bersama Ferrari. Juara dunia tujuh kali tersebut sempat terpuruk hingga posisi ke-18 setelah Ferrari mengambil keputusan menggunakan ban yang tidak tepat pada fase awal balapan.
“Jelas, kami membuat keputusan yang salah di awal. Itu sangat sulit dan saya bisa melihat semua pembalap lain menjauh,” kata Hamilton.
“Saya pikir balapan sudah berakhir bagi kami. Tetapi saya terus berkonsentrasi. Para mekanik melakukan pekerjaan luar biasa dalam pit stop.”
Hamilton kemudian secara bertahap memangkas jarak dengan para pembalap di depannya. Pada empat lap terakhir, setelah Safety Car keluar, ia akhirnya mendapatkan peluang untuk menyalip Isack Hadjar dan mengamankan posisi ketiga.
Charles Leclerc melengkapi posisi keempat Ferrari setelah menyalip Hadjar dua lap sebelum finis. Hadjar berada di urutan kelima, disusul pembalap McLaren Oscar Piastri. Liam Lawson finis ketujuh, sementara Fernando Alonso membawa Aston Martin meraih hasil terbaik mereka musim ini dengan finis kedelapan.
GP Bahrain di Sepang menjadi balapan basah pertama pada musim 2026. Sebelumnya, hujan tidak mengganggu sesi latihan maupun kualifikasi. Namun, hujan deras tiba-tiba mengguyur sirkuit menjelang start dan membuat lintasan dipenuhi genangan air.
Balapan akhirnya dimulai setelah prosedur start sempat dihentikan. Kondisi lintasan yang berubah cepat membuat para pembalap menggunakan kombinasi ban intermediate dan slick.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!