Karhutla di Taman Nasional Way Kambas Belum Padam, BNPB Perkuat Penanganan
Minggu, 25 Okt 2026, 09:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Kodam XXI
BANDARLAMPUNG - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama instansi terkait terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur, Lampung, melalui operasi terpadu.
"Kami sudah meninjau langsung penanggulangan karhutla di kawasan konservasi tersebut bersama pemangku kepentingan lainnya," kata Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi di Bandarlampung, Minggu.
Ia mengatakan peninjauan langsung yang dilakukan merupakan salah satu langkah guna memastikan upaya pemadaman berjalan cepat, terarah, dan efektif.
"Penanganan karhutla harus dilaksanakan secara terpadu dengan mengutamakan keselamatan personel, kecepatan respons, dan ketepatan penentuan lokasi prioritas," kata dia.
Ia mengatakan bahwa operasi pemadaman karhutla ini melibatkan sinergi lintas instansi yang terdiri atas BNPB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dinas pemadam kebakaran, Balai TNWK, serta instansi terkait lainnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Selain operasi darat, dukungan penanganan juga diperkuat melalui teknologi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan mengoperasikan pesawat Cessna Caravan," kata dia.
Ia menjelaskan bahwa operasi tersebut dilakukan dengan menyemaikan garam atau natrium klorida (NaCl) sebanyak dua sortie, dengan total masing-masing 1.000 kilogram garam di wilayah TNWK dan Kabupaten Lampung Barat.
"Pentingnya menyelaraskan hasil pemantauan udara dengan laporan tim darat, data titik panas (hotspot), serta informasi cuaca terkini dari BMKG. Integrasi data tersebut menjadi landasan penting untuk menentukan strategi operasional yang tepat sasaran," kata dia.
Menurutnya, koordinasi yang solid antarinstansi serta pemanfaatan dukungan teknologi menjadi kunci utama dalam melindungi kawasan konservasi yang memiliki nilai ekologis penting tersebut dari ancaman kebakaran meluas.
"Kami mengajak seluruh masyarakat, petani, pemilik kebun, serta pelaku usaha untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah karhutla dengan menerapkan metode pembukaan lahan yang ramah lingkungan," kata dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!