Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Usia Muda Tak Luput dari Serangan Jantung, Ini Faktor Risiko yang Perlu Diwaspadai

📅 Senin, 28 Sep 2026, 17:55 WIB | Oleh:

Kendati demikian, dr. Nanda mengingatkan bahwa data dari perangkat pintar konsumsi massal tersebut tidak dapat menggantikan diagnosis medis formal. Segala temuan atau perubahan parameter kesehatan yang janggal tetap harus dikonsultasikan kepada dokter spesialis jantung untuk evaluasi klinis lanjutan.

Refleksi Momentum World Heart Day

Peringatan Hari Jantung Sedunia atau World Heart Day yang jatuh setiap 29 September menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar senantiasa merawat kesehatan jantung sejak usia muda. Mengusung tema World Heart Day tahun ini, “Don’t Miss a Beat”, kampanye ini menekankan agar masyarakat tidak pernah mengabaikan sekecil apa pun sinyal perubahan atau keluhan fisik yang berkaitan dengan fungsi jantung.

“Jangan menunggu gejala datang. Lakukan deteksi dini kesehatan jantung Anda,” pesan dr. Nanda.

Sekilas profil singkat, dr. Nanda Iryuza merupakan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dengan keahlian khusus di bidang kardiologi intervensi. Ia menempuh pendidikan spesialis jantung di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, serta merampungkan program fellowship kardiologi intervensi di RS Pusat Jantung Nasional Harapan Kita dan University Hospitals of North Midlands, Inggris.

Ia juga aktif mengikuti berbagai pelatihan medis tingkat lanjut di bidang intervensi koroner, antara lain ultra-low contrast PCI, intravascular ultrasound (IVUS), rotational atherectomy, hingga intracoronary physiology.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.