Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pangdam Tegaskan 4 Korban Penembakan KKB di Jayawijaya Warga Sipil

📅 Minggu, 20 Sep 2026, 13:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pangdam Tegaskan 4 Korban Penembakan KKB di Jayawijaya Warga Sipil Doc: Antara
Ket. Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang.

Jayapura - Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang memastikan empat korban penembakan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, merupakan warga sipil dan bukan anggota intelijen TNI seperti informasi yang beredar di media sosial.

Keempat korban tersebut terdiri atas tiga aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya dan seorang sopir lajuran bernama Aris Sanda.

"Saya pastikan keempat korban adalah warga sipil," kata Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang kepada ANTARA di Jayapura, Minggu (20/9).

Pangdam mengatakan Kodam XVII Cenderawasih turut berbelasungkawa atas insiden penembakan yang menewaskan warga sipil tersebut. TNI-Polri, kata dia, akan terus melakukan upaya pengejaran terhadap para pelaku.

Ditemui setelah meninjau pelaksanaan bakti sosial donor darah dalam rangka HUT Ke-81 TNI, Febriel mengatakan berbagai kasus penembakan terhadap warga sipil yang dilakukan KKB menjadi perhatian serius TNI.

Menurut dia, TNI telah melakukan berbagai langkah untuk mengantisipasi aksi KKB, termasuk menyiapkan personel dan persenjataan sesuai kebutuhan di lapangan.

Danrem 172/PWY Brigjen TNI Robby Suryadi juga telah berada di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

"Secara teknis saya tidak bisa menjelaskan apa yang dilakukan, namun yang terpenting adalah TNI berkomitmen untuk menciptakan situasi yang aman di Tanah Papua," kata Mayjen TNI Febriel.

Ia mengatakan kasus penembakan yang terjadi di sejumlah wilayah Papua Pegunungan mendorong TNI-Polri untuk terus berupaya mengeliminasi kekuatan KKB.

"Langkah yang diambil TNI-Polri akan dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan kami memohon dukungan seluruh masyarakat agar dapat terlaksana," kata Pangdam XVII Cenderawasih.

Minta Evaluasi

Sebelumnya, Panitia Khusus (Pansus) Papua DPD RI meminta pemerintah mengevaluasi strategi pengamanan dan penyelesaian konflik bersenjata menyusul penembakan terhadap tiga warga sipil di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Wakil Ketua Pansus Papua DPD RI Filep Wamafma di Manokwari, Senin, mengatakan evaluasi diperlukan agar pemerintah dapat menerapkan strategi pengamanan sekaligus penyelesaian konflik bersenjata secara komprehensif dan tepat sasaran.

"Harus ada evaluasi nasional penanganan konflik Papua dan menetapkan peta jalan penyelesaian dengan target waktu, indikator keberhasilan, pembagian tanggung jawab, serta mekanisme pengawasan," ujar Filep.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.