Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ratusan TNI AU dan Pelajar di Magetan Dilatih Bantuan Hidup Dasar, Bidik Rekor MURI

📅 Minggu, 20 Sep 2026, 13:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ratusan TNI AU dan Pelajar di Magetan Dilatih Bantuan Hidup Dasar, Bidik Rekor MURI Doc: Antara
Ket. Ratusan personel TNI AU dan pelajar SMK Penerbangan Angkasa mengikuti sosialisasi dan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang diselenggarakan oleh RSAU dr. Efram Harsana di GOR Sabha Garuda Lanud Iswahjudi, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Magetan - Ratusan personel TNI AU dan pelajar SMK Penerbangan Angkasa mengikuti sosialisasi dan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang diselenggarakan RSAU dr. Efram Harsana di GOR Sabha Garuda Lanud Iswahjudi, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.  

Pakes RSAU dr. Efram Harsana Lettu Kes Michael Aaron Rumolo di Magetan, Minggu (20/9), mengatakan kegiatan sosialisasi BHD tersebut dilaksanakan secara serentak di jajaran TNI seluruh Indonesia dalam rangka memperingati HUT Ke-81 TNI sekaligus mendukung pencapaian Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan klasifikasi Rekor Nasional Pelatihan BHD terbanyak.

"Kegiatan ini juga bertujuan memberikan pemahaman dan keterampilan dasar dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan, khususnya ketika terjadi henti napas dan henti jantung," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa bantuan hidup dasar merupakan prosedur atau tahapan dasar dalam melakukan pertolongan pada kondisi kegawatdaruratan.

Dalam sosialisasi dan pelatihan tersebut mengedukasi peserta mengenai konsep tahapan Danger, Response, Circulation, Airway, Breathing (D-R-C-A-B), identifikasi tanda dan gejala henti napas maupun henti jantung, serta teknik Resusitasi Jantung Paru (RJP).   

"Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu memahami dan melakukan tindakan RJP sebagai langkah awal pertolongan dalam situasi darurat," katanya.

Dalam penyampaian materi, peserta diberikan pemahaman mengenai tanda-tanda seseorang mengalami henti napas dan henti jantung, seperti tidak adanya gerakan dada, tidak terdapat respons kesadaran, tidak adanya hembusan napas, hingga tidak teraba nadi karotis. 

Selain teori, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai tindakan pertolongan melalui kompresi dada dan pemberian napas buatan dengan perbandingan 30 kompresi dada dan 2 kali napas buatan. 

Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan, Kepala RSAU dr. Efram Harsana Kolonel Kes Agus Indro Budianto menyerahkan dua unit Automated External Defibrillator (AED) kepada Lanud Iswahjudi yang diterima oleh Kadister Lanud Iswahjudi Kolonel Tek Ricki Amades. 

Penyerahan alat tersebut diharapkan dapat memperkuat fasilitas pendukung pertolongan pertama untuk memberikan penanganan awal terhadap kondisi henti jantung sebelum mendapatkan pelayanan medis lanjutan. 

Melalui sosialisasi BHD, RSAU dr. Efram Harsana berharap para peserta memiliki kesiapsiagaan dan kemampuan dasar dalam memberikan pertolongan pertama sebelum mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.