Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ilmuwan Temukan Spesies Kucing Liar Baru Setelah 100 Tahun

📅 Minggu, 20 Sep 2026, 02:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Alih-alih menggunakan nama ilmuwan atau penjelajah, para peneliti menamai spesies baru tersebut Leopardus tilcayo. Nama itu mempertahankan sebutan yang digunakan masyarakat di hutan awan tropis Pegunungan Andes, Bolivia, tempat hewan tersebut hidup.

Keanekaragaman Hayati

Temuan itu juga membantu mengungkap misteri lama mengenai kucing macan tutul Amerika Selatan. Sebelumnya, para ilmuwan mengklasifikasikan kelompok tersebut sebagai satu spesies karena memiliki penampilan yang sangat mirip.

Namun, analisis DNA para peneliti menunjukkan sedikitnya terdapat lima spesies berbeda, yakni empat spesies yang telah dikenal sebelumnya dan satu spesies baru Leopardus tilcayo.

" Bahkan dalam kelompok yang telah dipelajari dengan sangat baik, seperti keluarga kucing, ternyata masih ada keanekaragaman yang tersembunyi," kata ahli biologi evolusi sekaligus salah satu penulis penelitian dari Universitas Antwerp, Jonas Lescroart.

Tantangan berikutnya adalah mengetahui lebih banyak mengenai kucing berukuran kecil tersebut di habitat liarnya.

"Kita masih belum tahu berapa jumlah mereka," kata Nogales-Ascarrunz.

Ia menambahkan, peneliti masih perlu mengetahui pola makan, perilaku, dan habitat spesies kucing macan tutul baru tersebut secara lebih rinci. Keberadaannya sejauh ini telah dikonfirmasi di hutan Yungas, Bolivia, tetapi wilayah persebaran secara keseluruhan masih belum diketahui.

Para ilmuwan berharap penetapan status sebagai spesies baru dapat membantu melindungi habitat hutan tempat kucing tersebut hidup. Kawasan itu menghadapi ancaman akibat deforestasi yang semakin cepat dan aktivitas pertambangan emas.

"Kita harus segera melakukan penemuan semacam ini karena seluruh keanekaragaman hayati berada di bawah tekanan dan sedang menghilang di depan mata kita," kata Lescroart.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...

Ilmuwan Temukan Spesies Kucing Liar Misterius di Bolivia

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Ilmuwan Temukan Spesies Kuc...
Advertisement
Peringati Hari Ozon Sedunia, Jakarta Padamkan Lampu Selama 60 Menit Malam Ini

Peringati Hari Ozon Sedunia, Jakarta Padamkan Lampu Selama 60 Menit Malam Ini

19 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.