Presiden Prabowo Resmikan Balai Pertemuan dan Fakultas Kedokteran Unida Gontor
📅 Sabtu, 19 Sep 2026, 13:30 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meresmikan Balai Pertemuan Pondok Modern dan Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam (Unida) Gontor di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9).
Peresmian dilakukan Prabowo usai menghadiri dan memberikan sambutan pada acara resepsi kesyukuran 100 tahun Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor.
"Bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, hari Sabtu, 19 September 2026, dengan rahmat Allah Subhanahu wa taala, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini saya resmikan Balai Pertemuan Pondok Modern dan Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam Gontor," kata Prabowo saat meresmikan, sebagaimana dipantau melalui tayangan langsung YouTube Sekretariat Presiden.
Peresmian tersebut ditandai dengan seremoni penandatanganan dua prasasti.
Dalam momen itu, Prabowo turut didampingi sejumlah pejabat dan tokoh Pondok Modern Gontor, termasuk Menteri Agama Nasaruddin Umar, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor K.H. Hasan Abdullah Sahal, dan Anggota Badan Wakaf Gontor K.H. Din Syamsuddin.
Dalam sambutannya pada acara resepsi kesyukuran 100 tahun Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor, Prabowo menyampaikan penghargaan terhadap perjalanan pondok pesantren tersebut yang telah mencapai usia satu abad.
Menurut Presiden, para pendiri Gontor, yakni K.H. Ahmad Sahal, K.H. Zainuddin Fananie, dan K.H. Imam Zarkasyi telah menanamkan cita-cita luhur yang kemudian berkembang dan tersebar di berbagai wilayah Indonesia serta penjuru dunia.
Prabowo juga menyinggung mengenai nilai-nilai yang terkandung dalam Panca Jiwa Gontor, yakni keikhlasan, kesederhanaan, berdikari, ukhuwah Islamiyah, dan kebebasan.
Kepala Negara mengatakan nilai-nilai tersebut sejalan dengan perjuangan untuk membangun Indonesia, termasuk keinginan agar bangsa Indonesia dapat berdiri di atas kaki sendiri.
"Ini sama dengan perjuangan kita," ujar Prabowo.
Presiden juga menekankan pentingnya kebebasan berpikir yang disertai keberanian untuk melihat kekurangan diri sendiri.
Menurut Presiden, generasi penerus, termasuk para ustadz dan ulama, perlu memiliki keberanian untuk belajar dari kelemahan dan kekurangan yang dimiliki.
Pada kesempatan itu, Prabowo juga menyampaikan pandangannya mengenai posisi Gontor dalam kehidupan kebangsaan.
Presiden mengatakan Gontor tidak boleh terlibat dalam politik praktis, tetapi tetap perlu memahami politik.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!