Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Influenza, Pemerintah Kota Pekalongan Perkuat Edukasi PHBS

📅 Rabu, 07 Okt 2026, 12:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Influenza, Pemerintah Kota Pekalongan Perkuat Edukasi PHBS Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan Puji Winarni.

PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, memperkuat edukasi penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan penyakit seperti influenza.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Puji Winarni, di Pekalongan, Rabu (07/10), mengatakan bahwa di tengah kondisi musim kemarau ini, masyarakat perlu untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit influenza dengan PHBS dan menjaga daya tahan tubuh.

"Kondisi kemarau panjang yang disertai kekeringan dan banyaknya debu di lingkungan juga dapat membuat masyarakat lebih rentan mengalami gangguan kesehatan. Meski demikian, kondisi penyebaran influenza di daerah ini masih dalam kategori aman dan terkendali," katanya.

Menurut dia, influenza merupakan infeksi virus yang menyerang sistem pernapasan sehingga ketika daya tahan tubuh kurang mampu menangkal virus maka seseorang dapat mengalami sejumlah gejala seperti demam, batuk kering, sakit tenggorokan, nyeri otot dan sendi, pegal-pegal, sakit kepala, hingga kelelahan.

"Jika sistem imun kita tinggi dan mampu menangkal virus tersebut maka bisa bertahan tetap sehat. Oleh karena itu, penting untuk menjaga daya tahan tubuh," katanya.

Ia mengajak masyarakat menerapkan PHBS dalam aktivitas sehari-hari seperti menggunakan masker terutama bagi masyarakat yang sedang mengalami gejala.

"Selain itu menghindari kerumunan apabila sedang sakit, rajin mencuci tangan, mengonsumsi makanan bergizi seperti sayur dan buah, dan mencukupi kebutuhan air minum," katanya.

Seseorang yang mengalami gejala influenza, kata dia, dapat memperoleh penanganan di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.

Jika kondisi belum membaik setelah lebih dari tiga hari, tambah dia, maka dianjurkan memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat termasuk puskesmas agar dapat memperoleh pemeriksaan dan penanganan sesuai standar.

"Kalau lebih dari tiga hari belum sembuh, silakan datang ke pelayanan kesehatan terdekat, tentunya puskesmas. Nanti akan diperiksa dan diberikan obat-obatan sesuai standar," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
Advertisement
BMKG: Gempa Lombok Barat akibat Deformasi Batuan Lempeng Indo-Australia

BMKG: Gempa Lombok Barat akibat Deformasi Batuan Lempeng Indo-Australia

07 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.