Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Karhutla Ancam Kualitas Udara, Dinkes Sukamara Siapkan Rumah Oksigen.

1 Senin, 12 Okt 2026, 11:28 WIB | Oleh:
Karhutla Ancam Kualitas Udara, Dinkes Sukamara Siapkan Rumah Oksigen. Karhutla Ancam Kualitas Udara, Dinkes Sukamara Siapkan Rumah Oksigen. Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Dinas Kesehatan Sukamara Ari Junita.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Sukamara, Kalimantan Tengah, menyiagakan sejumlah rumah oksigen di fasilitas layanan kesehatan mengantisipasi dampak asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap masyarakat.

"Layanan rumah oksigen telah diberlakukan sejak awal September dan dapat dimanfaatkan secara gratis oleh seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan," kata Kepala Dinkes Sukamara Ari Junita di Sukamara, Senin.

Ari memaparkan rumah oksigen yang dibuka secara gratis untuk seluruh lapisan masyarakat tersebut berada di rumah sakit dan puskesmas.

Ia menambahkan masyarakat yang membutuhkan bantuan oksigen dapat memanfaatkan layanan tersebut dengan tetap melalui pemeriksaan tenaga kesehatan, memastikan kebutuhan dan penanganan yang diberikan sesuai kondisi masing-masing.

Selain rumah oksigen, pihaknya juga rutin menyelenggarakan pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta keterlibatan tenaga kesehatan dalam tim posko penanganan karhutla.

Masyarakat diminta tetap menggunakan masker saat beraktivitas, memperbanyak konsumsi air putih, mencukupi waktu istirahat, serta mengonsumsi vitamin apabila diperlukan untuk membantu menjaga daya tahan tubuh.

Lebih lanjut Ari mengatakan untuk kasus Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di wilayah setempat masih berada dalam kondisi relatif terkendali, meskipun terjadi peningkatan dibanding kondisi normal.

“Untuk ISPA sampai dengan minggu pertama bulan Oktober ini memang ada peningkatan kasus, tetapi tidak signifikan dibandingkan kasus ISPA pada minggu ketiga bulan September,” katanya.

Ia menjelaskan secara umum kasus ISPA di Sukamara cenderung melandai. Namun jumlah kasus masih menunjukkan peningkatan jika dibanding kondisi normal, terutama dalam situasi karhutla yang dapat mempengaruhi kualitas udara.

Dinkes Sukamara mencatat hingga minggu ketiga akhir September sebanyak 437 kasus ISPA.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
MK Polandia Terpecah Dua, P...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Empat Tips Mengatur Pengeluaran agar Tidak Boros saat Sering Bayar Pakai QRIS

Empat Tips Mengatur Pengeluaran agar Tidak Boros saat Sering Bayar Pakai QRIS

01 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.