Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kolaborasi Penyatuan Wayang dan Pokemon bisa Hadirkan Efek Ganda Dorong Pelestarian Budaya & Kegiatan Ekonomi

📅 Selasa, 15 Sep 2026, 05:12 WIB | Oleh:
Kolaborasi Penyatuan Wayang dan Pokemon bisa Hadirkan Efek Ganda Dorong Pelestarian Budaya & Kegiatan Ekonomi Doc: ANTARA/Sinta Ambar
Ket. Konferensi pers mengenai kolaborasi Poke Wayang untuk mempertemukan wayang dengan dunia Pokemon digelar di Jakarta pada Senin (18/9).

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengemukakan bahwa kolaborasi dengan The Pokemon Company untuk menyatukan wayang dengan Pokemon dapat menghadirkan efek ganda, mendorong pelestarian budaya dan kegiatan ekonomi.

"Bukan hanya melestarikan budaya, tapi secara ekonomi bisa mendapatkan order lebih banyak," katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (14/9).

"Dampaknya sudah pasti ada di kriya, kemudian lebih banyak orang mengenal wayang, nanti akan ada wisatawan yang bisa masuk sini juga," ia menambahkan.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan bahwa pemerintah mendorong pengembangan industri ekonomi kreatif dan kegiatan ekonomi berbasis budaya. Kolaborasi untuk memadukan wayang dengan Pokemon selaras dengan upaya tersebut.

Chief Operating Officer The Pokémon Company Takato Utsunomiya menyampaikan keinginan perusahaan untuk menghadirkan pengalaman baru bersama Pokemon dengan wayang.

"Melalui interaksi kami dengan masyarakat Indonesia, saya merasakan bahwa budaya Jepang tidak sekadar dikenal di sini, melainkan dipahami dan dinikmati secara mendalam. Karena itu, kami pun ingin belajar dari Indonesia, salah satunya dari kesenian tradisional seperti wayang," katanya.

"Kami sangat menghormati dan ingin mempelajari kekayaan budaya tersebut sembari menciptakan pengalaman baru khas Pokémon bersama Anda semua," ia menambahkan.

Warisan budaya Indonesia

Sebelumnya di tempat yang sama, Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan bahwa kolaborasi warisan budaya Indonesia yakni wayang dengan The Pokemon Company yang bertajuk “Poke Wayang” menjadi media promosi budaya Indonesia ke kancah dunia.

“Kita berharap wayang semakin dikenal di dunia. Kita sama-sama menyebarkan budaya Indonesia dengan wayang juga Pokemon yang sudah dikenal juga di dunia internasional,” ujar Fadli dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

Menbud menambahkan bahwa kolaborasi ini sekaligus diharapkan mampu menghadirkan berbagai elemen-elemen dari budaya bahkan nilai-nilai yang berkaitan erat dengan budaya Indonesia.

Wayang merupakan Warisan Budaya Takbenda Dunia yang telah diakui UNESCO. Wayang, lanjut dia, merupakan bagian dari tradisi Nusantara yang ia sebut sebagai bagian dari megadiversity Indonesia serta ekspresi budaya.

Indonesia memiliki beragam jenis wayang, di beberapa wilayah Indonesia memiliki ragam yang berbeda misalnya wayang kulit dari Jawa Tengah, wayang Suket yang terbuat dari rumput dan alang-alang yang dianyam, hingga wayang Sasak dari Pulau Lombok, NTB dan lainnya.

Bahkan, terdapat wayang yang mendapatkan sentuhan dari kultur berbeda misalnya wayang Potehi yang terinspirasi dari masyarakat Tionghoa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Olahraga
Alexander Zverev jadi Peten...
Advertisement
KPK OTT ke-22 Tahun 2026 di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan

KPK OTT ke-22 Tahun 2026 di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.