Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kamar Akomodasi Asian Games Dikritik, Atlet Korsel Keluhkan Tempat Tidur Terlalu Pendek

📅 Selasa, 15 Sep 2026, 00:30 WIB | Oleh:
Kamar Akomodasi Asian Games Dikritik, Atlet Korsel Keluhkan Tempat Tidur Terlalu Pendek Doc: istimewa
Ket. Ilustrasi tempat tidur atlet Asian Games 2026.

TOKYO, JEPANG – Penyelenggaraan Asian Games di Jepang mendapat sorotan bahkan sebelum pesta olahraga terbesar di Asia itu resmi dibuka. Pejabat Korea Selatan menyebut fasilitas akomodasi yang disediakan panitia sebagai yang “terburuk sepanjang sejarah”, sementara masalah kekurangan kamar juga mulai dikeluhkan sejumlah delegasi.

Keluhan paling keras datang dari tim bola basket Korea Selatan. Mereka menempati kabin bergaya kontainer yang disiapkan sebagai salah satu tempat tinggal atlet selama Asian Games di Nagoya dan Prefektur Aichi.

Wakil Presiden Asosiasi Bola Basket Korea, Jung Jae-yong, mengaku sangat kecewa dengan kondisi kabin tersebut.

“Berdasarkan pengalaman saya, ini adalah yang terburuk sepanjang sejarah,” kata Jung kepada AFP.

Menurutnya, ukuran tempat tidur menjadi persoalan serius, terutama bagi atlet bertubuh tinggi.

“Atlet dengan tinggi lebih dari dua meter bahkan tidak bisa meluruskan kaki mereka di atas tempat tidur. Ini tidak masuk akal,” ujarnya.

Keluhan semakin mengemuka setelah salah satu anggota tim bola basket Korea Selatan, Byeon Jun-hyeong, mengunggah video kondisi kabinnya di media sosial. Dalam video tersebut terlihat wastafel yang bocor hingga membuat lantai kabin tergenang air.

“Please help us,” tulis Byeon dalam unggahannya.

Kabin-kabin tersebut diperkirakan akan ditempati sekitar 2.000 atlet dan ofisial selama lebih dari dua pekan penyelenggaraan Asian Games.

India bahkan mengambil langkah antisipasi dengan membuat replika kabin. Replika itu digunakan untuk membantu para atlet mereka membiasakan diri dengan kondisi tempat tinggal yang akan mereka tempati selama pesta olahraga berlangsung.

Jung juga menuding panitia belum memberikan respons memadai terhadap keluhan Korea Selatan.

“Penyelenggara sampai sekarang belum mengatakan apa pun,” katanya. “Kami sangat khawatir dan sedang melakukan pembahasan secara intensif dengan Komite Olahraga dan Olimpiade Korea mengenai apa yang harus dilakukan.”

Persoalan akomodasi semakin kompleks setelah ratusan atlet sempat dievakuasi sementara dari tempat tinggal mereka pekan lalu akibat hujan deras yang mengguyur Nagoya. Prakiraan cuaca juga menunjukkan hujan masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari mendatang.

Masalah tidak hanya menyangkut kualitas kabin. Jumlah kamar yang tersedia juga menjadi persoalan besar menjelang pembukaan Asian Games.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
Megapolitan
Bukankah Petasan Sudah Dila...

10 Aksesori Apple Watch Terbaik yang Mungkin Belum Anda Ketahui

31 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
10 Aksesori Apple Watch Ter...
Nasional
KPK Dalami Pembelian Mobil,...
Nasional
KPK Mulai Dalami Penugasan ...
Advertisement
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Modal Kuat Skuad Garuda Arungi Piala Asia 2027

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Modal Kuat Skuad Garuda Arungi Piala Asia 2027

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Desak dan 0,002 Detik yang Bersejarah
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.