Tiba di Palue, KMP Inerie II Bawa Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Bencana
Senin, 14 Sep 2026, 18:07 WIBJAKARTA â PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus mengoptimalkan peran konektivitas penyeberangan dalam mendukung mobilisasi bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Setelah tiba di Maumere pada Sabtu (12/9), KMP Inerie II melanjutkan pelayaran menuju Pulau Palue dan tiba pada Minggu (13/9) untuk membawa serta menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyampaikan bahwa tibanya KMP Inerie II di Palue menjadi bagian penting dari upaya memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau masyarakat hingga ke wilayah yang membutuhkan.
âKMP Inerie II telah tiba di Palue dengan membawa bantuan kemanusiaan dari Surabaya maupun tambahan bantuan yang dihimpun di Maumere. Bagi kami, perjalanan ini bukan sekadar memindahkan bantuan dari satu wilayah ke wilayah lain, tetapi bagaimana konektivitas yang kami miliki dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit,â ujar Heru.
Sebelumnya, KMP Inerie II bertolak dari Surabaya pada Rabu (9/9) pukul 14.50 WIB dengan membawa berbagai bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak bencana di NTT. Kapal kemudian tiba di Maumere pada Sabtu (12/9) pukul 05.20 WITA.
Maumere menjadi titik transit sebelum KMP Inerie II melanjutkan perjalanan menuju Palue. Selama berada di Maumere, dilakukan koordinasi dan persiapan sekaligus penambahan berbagai bantuan dari sejumlah pihak untuk turut dimobilisasi menuju Palue.
Dari Maumere, KMP Inerie II kemudian melanjutkan perjalanan menuju Palue pada Minggu (13/9) sekitar pukul 11.00 WITA dan tiba pada pukul 16.15 WITA. Dengan demikian, bantuan kemanusiaan yang dibawa dari Surabaya serta tambahan bantuan yang dihimpun di Maumere berhasil dimobilisasi hingga ke Palue melalui rangkaian perjalanan laut.
Dalam pelaksanaannya, bantuan yang dibawa KMP Inerie II mencakup berbagai kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari masyarakat terdampak, antara lain beras, mi instan, minyak goreng, gula, air mineral, makanan dan minuman, perlengkapan bayi dan anak, pakaian, selimut, tikar, perlengkapan kebersihan, perlengkapan kesehatan, serta kebutuhan personal lainnya.Â
Sementara itu, selama transit di Maumere, turut dimobilisasi tambahan bantuan berupa berbagai kebutuhan pokok, perlengkapan rumah tangga, kebutuhan bayi, serta air bersih.
Dalam proses mobilisasi bantuan dari Maumere menuju Palue, ASDP juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, antara lain relawan NTT Peduli, Kepolisian, Pemerintah Daerah Maumere, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperlancar mobilisasi bantuan dan memastikan dukungan dapat menjangkau masyarakat terdampak.
âKami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dan mendukung proses mobilisasi bantuan kemanusiaan, mulai dari keberangkatan dari Surabaya, transit di Maumere, hingga tiba di Palue. Sinergi berbagai pihak diharapkan dapat terus diperkuat untuk mendukung percepatan penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak bencana di NTT,â jelas Windy.
Sebagai bagian dari ekosistem konektivitas nasional, ASDP berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan penyeberangan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Tidak hanya mendukung mobilitas dan distribusi logistik, konektivitas ASDP juga dioptimalkan untuk memperkuat respons kemanusiaan bagi seluruh masyarakat di Indonesia.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Urai Kepadatan Ketapang-Gilimanuk, Berikut Strategi yang Dilakukan ASDP
-
Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen
-
Bencic Singkirkan Alexandra Eala, Tantang Gauff di Perempat Final Toronto
-
Naik 69,5 Persen, KKI Mulai Jadi Andalan Transaksi Pemerintah
-
Perkuat Logistik Lintas Batas, ASDP Dorong Konektivitas RoRo Batam–Johor
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.